Jayapura (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku mengharapkan para jurnalis di wilayah kerjanya dapat termotivasi mengikuti ajang Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) guna meningkatkan kemampuannya dalam menghasilkan karya-karya jurnalistik terbaik sepanjang masa.

Area Manager Comm Rel dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Edi Mangun di Jayapura, Selasa, mengatakan untuk itu pihaknya menggelar "media gathering" dan "sharing session" yang mengikutsertakan sekitar 30 jurnalis di wilayah Tanah Papua juga Maluku di Kota Pahlawan Surabaya, Jawa Timur.

"Kegiatan 'media gathering' dan 'sharing session' ini diharapkan dapat menjadikan para jurnalis di Papua juga Maluku sebagai juara nasional pada AJP 2024." katanya.

Menurut Edi, pada kegiatan "sharing session", pihaknya menghadirkan dua jurnalis senior yang menjadi juri AJP sejak 2015 hingga kini yakni Maman Suherman (Kang Maman) dan N.Syamsuddin Ch Haesy (Bang Syam Haesy).

"Saya berharap dengan kehadiran dua juri tersebut, dapat memberikan tips dan trik tersendiri bagaimana agar karya jurnalistik rekan-rekan media semuanya bisa tembus hingga menjadi juara nasional di ajang AJP 2024," ujarnya.

Dia menjelaskan untuk AJP 2023, baru satu orang jurnalis dari Papua yang tembus menjadi best of the best di tingkat nasional, sehingga diharapkan di AJP 2024 semakin banyak rekan media dari wilayah timur Indonesia yang bermunculan sebagai pemenang.

Kegiatan "sharing session" yang digelar di Surabaya, Jawa Timur tersebut dihadiri pihak Pertamina yang diwakili Area Manager Comm Rel dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Edi Mangun, Juri AJP 2023 yakni Maman Suherman dan N.Syamsuddin Ch Haesy serta dimoderatori Kepala Perum LKBN ANTARA Biro Provinsi Papua Hendrina Dian Kandipi.

Seperti dikutip dalam laman pertamina.com, sejak Pertamina berubah menjadi Perseroan Terbatas pada 2003 maka seiring dengan hal tersebut era keterbukaan informasi disambut baik oleh Pertamina. Hal ini dibuktikan dengan semakin terbukanya Pertamina dalam bentuk transparansi informasi. 

Sebagai salah upaya memberikan apresiasi kepada jurnalis yang telah memiliki kepedulian dan minat dalam bidang minyak dan gas maka pada 2004 diselenggarakan PERTAMINA PRESS AWARDS (PPA). 

Kegiatan yang menjadi ajang unjuk kebolehan para jurnalis tersebut pun dijadikan acara tahunan sejak saat itu di mana pada 2009 PERTAMINA PRESS AWARD diubah namanya menjadi ANUGERAH JURNALISTIK PERTAMINA hingga kini.

ANUGERAH JURNALISTIK PERTAMINA diharapkan dapat menjadi sarana pemacu profesionalitas jurnalis dalam menyajikan informasi yang komprehensif, berdasarkan pada keakuratan fakta dan data, proporsional atau berimbang dan berwawasan kedepan.  

Kegiatan terbuka untuk seluruh jurnalis di Indonesia mulai dari jurnalis cetak, online, pewarta foto, TV dan juga radio.
 

Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor : Editor Papua
Copyright © ANTARA 2024