Kapolres: Polisi selidiki pembakaran alat berat di Sugapa oleh KKB
Kamis, 30 Mei 2024 14:58 WIB
Excavator yang dibakar KKB di Kabupaten Intan Jaya. (ANTARA/HO/Humas Polda Papua)
Jayapura (ANTARA) - Kapolres Intan Jaya AKBP Afrizal Asri mengakui, anggota Polri masih menyelidiki kasus pembakaran alat berat milik PT. Gunung Selatan yang dilakukan KKB di Kampung Galunggama, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.
Pembakaran dilakukan KKB, Rabu (29/5) dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
"Memang benar anggota masih menyelidiki kasus tersebut," kata Kapolres Intan Jaya AKBP Afrizal Asri, Kamis.
Dalam keterangan tertulisnya, Kapolres Intan Jaya mengakui, belum bisa memastikan pelaku dari kelompok mana karena masih didalami.
Alat berat yang dibakar adalah excavator milik PT. Gunung Selatan, yang digunakan dalam proyek pembangunan jembatan di Kampung Galunggama.
“Kami sedang mendalami kasus ini dan mengumpulkan keterangan dari para saksi serta masyarakat setempat untuk mendapatkan fakta-fakta tambahan guna mengidentifikasi pelaku di balik kejadian ini,” ujar AKBP Afrizal Asri.
Untuk memberikan rasa aman, Polres Intan Jaya meningkatkan patroli dan pengawasan di daerah rawan konflik.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib karena kerjasama antara polisi dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini,” tegas Kapolres Intan Jaya AKBP Afrizal Asri.
Pembakaran dilakukan KKB, Rabu (29/5) dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
"Memang benar anggota masih menyelidiki kasus tersebut," kata Kapolres Intan Jaya AKBP Afrizal Asri, Kamis.
Dalam keterangan tertulisnya, Kapolres Intan Jaya mengakui, belum bisa memastikan pelaku dari kelompok mana karena masih didalami.
Alat berat yang dibakar adalah excavator milik PT. Gunung Selatan, yang digunakan dalam proyek pembangunan jembatan di Kampung Galunggama.
“Kami sedang mendalami kasus ini dan mengumpulkan keterangan dari para saksi serta masyarakat setempat untuk mendapatkan fakta-fakta tambahan guna mengidentifikasi pelaku di balik kejadian ini,” ujar AKBP Afrizal Asri.
Untuk memberikan rasa aman, Polres Intan Jaya meningkatkan patroli dan pengawasan di daerah rawan konflik.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib karena kerjasama antara polisi dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini,” tegas Kapolres Intan Jaya AKBP Afrizal Asri.
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Papua komitmen kembangkan Bandara Serui perkuat konektivitas transportasi
22 May 2026 9:46 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polres Jayawijaya sebut 24 korban tenggelam di Sungai Uwe Wamena telah dievakuasi
18 May 2026 11:47 WIB
Polda Papua kirim 300 personel brimob untuk pertebal pengamanan Wamena Jayawijaya
17 May 2026 17:42 WIB
Satgas Pamtas Yonif 511/DY tanamkan nilai bela negara bagi pemuda Mamberamo Raya
17 May 2026 17:41 WIB