Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara, Papua Pegunungan, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat menyiapkan Distrik Wari dan Douw sebagai lumbung atau lokasi pertanian daerah tersebut.
Kepala Bappeda Kabupaten Tolikara Elisabeth Y Flassy Wandik di Wamena, Kamis, mengatakan dalam perencanaan ke depan Distrik Wari dan Douw akan difokuskan menjadi lokasi pertanian.
“Kami ke depan telah menyiapkan Wari dan Douw sebagai lokasi pertanian yang akan menyokong pertumbuhan pangan lokal di Tolikara maupun Papua Pegunungan,” katanya.
Menurut dia, tanah di Distrik Wari dan Douw sangat cocok untuk pertanian karena wilayahnya berada di daratan rendah yang berdekatan dengan Kabupaten Mamberamo Raya, Papua.
“Kedua distrik ini kami akan fokuskan dalam penanaman padi dalam jumlah besar supaya dapat memperkuat ketahanan pangan daerah baik itu Tolikara sendiri maupun Papua Pegunungan secara luas,” ujar dia.
Dia menjelaskan selain untuk lokasi pertanian, Distrik Wari dan Douw juga ditetapkan sebagai pengembangan pangan lokal karena komoditas pohon sagu banyak tumbuh di daerah tersebut.
“Kami mau menjelaskan meski Kabupaten Tolikara berada di wilayah Pegunungan Papua, tetapi ada dua distrik yang berada di dataran rendah sehingga banyak tumbuh pohon sagu. Maka tahu lalu, bapak bupati telah meresmikan Festival Sagu di Distrik Wari dan Douw sebagai momentum dalam pengembangan pangan lokal,” katanya.
Dia menambahkan ke depan Kabupaten Tolikara akan memperkuat ketahanan pangan lokal seperti umbi-umbian dan sagu.
“Umbi sebagai makanan lokal masyarakat Papua Pegunungan, tetapi dengan potensi sagu maka kami akan dorong ketahanan pangan lokal juga masyarakat dapat mengkonsumsi sagu supaya tidak ada ketergantungan terhadap pangan beras,” ujar dia.