Logo Header Antaranews Papua

Bupati minta SKPD segera realisasikan program 2015

Senin, 9 Maret 2015 18:27 WIB
Image Print
Bupati Mimika Eltinus Omeleng (Foto: Istimewa)
"DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) 2015 sudah dibagikan ke semua SKPD. Tidak boleh berlama-lama, semua program harus mulai jalan," kata Bupati Omaleng di Timika, Senin.

Timika (Antara Papua) - Bupati Mimika, Papua Eltinus Omaleng meminta seluruh satuan kerja perangkat daerah (skpd) setempat segera merealisasikan semua program kerja tahun anggaran 2015 dengan menunjuk Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Panitia Lelang proyek dan lainnya.

"DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) 2015 sudah dibagikan ke semua SKPD. Tidak boleh berlama-lama, semua program harus mulai jalan," kata Bupati Omaleng usai melantik sekitar 500 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Mimika di Timika, Senin.

Bupati Omaleng mengatakan selama triwulan pertama 2015 praktis belum ada program-program pembangunan fisik, sarana dan prasarana di Mimika karena penunjukan PPTK, pembentukan Panitia Lelang dan lainnya masih harus menunggu dilantiknya para pejabat eselon III dan IV.

Namun setelah pelantikan tersebut selesai, maka tidak ada alasan lagi bagi setiap SKPD untuk menunda-nunda semua program yang telah dianggarkan melalui APBD 2015.

"Jangan pakai alasan macam-macam, seperti tunggu pelantikan DPRD baru program bisa jalan. Tidak, segera laksanakan program yang sudah tertera dalam DPA. Masyarakat Mimika sudah menunggu-nunggu apa yang dikerjakan oleh pemerintah daerah tahun ini," ujarnya.

APBD Mimika tahun anggaran 2015 senilai Rp2,235 triliun, terdiri atas PAD diproyeksikan sebesar Rp238,855 miliar, dana perimbangan atau dana transfer diproyeksikan sebesar Rp1,561 triliun.

Komponen dana transfer mencakup bagi hasil pajak dan bagi hasil bukan pajak sebesar Rp845,626 miliar, Dana Alokasi Umum (DAU) ditargetkan sebesar Rp599,825 miliar, Dana Alokasi Khusus (DAK) ditargetkan sebesarRp115,923 miliar.

Selanjutnya, lain- lain pendapatan daerah yang sah ditargetkan sebesar Rp220,604 miliar yang meliputi dana bagi hasil pajak dari provinsi ditargetkan sebesar Rp41,784 miliar, dan dana penyesuaian dan dana otonomi khusus ditargetkan sebesar Rp178,819 miliar. Ada pula bantuan keuangan dari provinsi yakni dana Kartu Papua Sehat dan dana Prospek sebesar Rp30,2 miliar.

Ada pun belanja daerah Pemkab Mimika tahun 2015 direncanakan sebesar Rp2,235 triliun atau mengalami kenaikan sebesar Rp158,342 miliar dari tahun anggaran 2014.

Rincian belanja daerah terdiri atas belanja tidak langsung yang terdiri atas belanja pegawai, belanja subsidi, belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja bagi hasil, belanja bantuan keuangan dan belanja tidak terduga dianggarkan.

Sedangkan belanja langsung terdiri dari belanja pegawai, belanja barang dan jasa dan belanja modal dianggarkan sebesar Rp1,5 triliun atau menyerap 69,57 persen dari alokasi belanja daerah.

Terkait pelantikan sekitar 500 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Mimika, Bupati Omaleng mengaku telah mengakomodasi tuntutan PNS putra daerah terutama suku Amungme dan Kamoro serta lima suku kekerabatan lain.

Kendati sebagian besar PNS putra daerah tersebut belum memenuhi persyaratan seperti soal kepangkatan, pengalaman kerja dan lainnya, namun mereka tetap dipromosikan untuk menduduki jabatan eselon III dan IV karena pertimbangan khusus.

"Saya sudah umumkan bahwa bagi PNS yang belum terakomodasi dalam pelantikan ini akan diakomodasi dalam jabatan-jabatan lain yang akan kita lantik dalam waktu dekat seperti kepala sekolah, kepala puskesmas, dan lainnya," jelas Omaleng.

Tidak seperti pelantikan pejabat eselon II dan III beberapa waktu lalu yang menuai kritik dan protes keras dari sejumlah PNS Pemkab Mimika, pelantikan pejabat eselon III dan IV kali ini berlangsung lancar dan aman, tanpa ada protes dari para pegawai setempat. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026