
Pemprov pantau pendidikan putra putri Papua

"Evaluasi ini dilakukan untuk memperketat anak-anak Papua yang mengenyam pendidikan di luar Papua, pasalnya mereka mendapatkan pendidikan dan fasilitas dari pemda, sehingga harus belajar dengan baik,"
Jayapura (Antara Papua) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memantau pendidikan yang ditempuh putra-putri daerah itu di luar wilayah Papua, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua, Muhammad Musa`ad di Jayapura, mengatakan pemantauan ini dilaksanakan dalam bentuk evaluasi dengan membentuk tim kolaborasi yang terdiri dari berbagai pihak.
"Evaluasi ini dilakukan untuk memperketat anak-anak Papua yang mengenyam pendidikan di luar Papua, pasalnya mereka mendapatkan pendidikan dan fasilitas dari pemda, sehingga harus belajar dengan baik," katanya.
Musaad menjelaskan, tugas utama tim ini, untuk memastikan anak-anak Papua yang belajar di luar negeri maupun dalam negeri, apakah betul-betul kuliah dengan baik dan mempunyai prestasi yang baik.
"Jika mereka tidak kuliah dengan baik atau tidak mempunyai prestasi, maka kita akan menghentikan studi mereka," ujarnya.
Dia menuturkan gubernur telah memerintahkan untuk memberikan beasiswa dan anggaran kepada anak-anak Papua yang benar-benar serius ingin belajar, sementara yang tidak serius akan dihentikan, walaupun putra daerah.
"Ratusan anak-anak Papua yang mengikuti pendidikan di luar negeri maupun dalam negeri sudah mencapai 800 orang lebih, mereka ini akan dievaluasi apakah belajar dengan baik atau tidak," katanya lagi.
Dia menambahkan pihaknya hanya akan memberikan kesempatan dan biaya terhadap anak-anak Papua produktif, sementara yang tidak, akan dihentikan saja. (*)
Pewarta : Pewarta: Hendrina Dian Kandipi
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
