
Mantan Kapolda Yogyakarta gelar reuni di Papua

Selain melihat SPN Jayapura, bertemua siswanya, saya dan para alumni juga napak tilas ke Pantai Base-G yang menjadi tempat latihan pada 30 tahun lalu.
Jayapura (Antara Papua) - Mantan Kapolda DI Yogyakarta Irjen Pol (Purn) H Ondang Sutarsa BS menggelar reuni dengan seratusan mantan anak didiknya semasa menjadi Kakorsis di Dodiklat yang sekarang bernama Sekolah Polisi Negara (SPN) Jayapura di Kota Jayapura, Papua.
Ia datang ke ibukota Provinsi Papua didampingi istrinya, Ny Hj Nina Herlina Sutarsa sejak Sabtu (2/4) pagi hadir dalam acara reuni 32 tahun Seba Milsuk Polri angkatan II 1983/1984.
Dalam rangkaian acara reuni yang digelar sejak Sabtu dan Minggu pagi, mantan Widyaswara Polri itu mengunjungi SPN Jayapura bersama seratusan alumni Seba Polri angkatan II 1983/1984.
Saat bertatap muka dengan para mentor dan siswa bintara yang sedang pendidikan, Ondang memberi saran dan masukan agar menjadi Polri yang sejati di tengah-tengah masyarakat nanti.
"Selain melihat SPN Jayapura, bertemua siswanya, saya dan para alumni juga napak tilas ke Pantai Base-G yang menjadi tempat latihan pada 30 tahun lalu," katanya.
Lebih lanjut, pehobi musik itu mengatakan pada Sabtu (2/4) malam diadakan pertemuan akbar alumni yang dihadiri Waka Polda Papua Brigjen Pol Rudolf A Roja di salah satu hotel ternama di Port Numbay, nama lain Kota Jayapura
"Semalam kami berkumpul semua di Swissbel hotel, acara temu kangen dan dihadiri Pak Waka Polda Papua. Diakhir acara kami nyanyi bersama," kata penyuka lagu Yesterday itu.
Bapak dari enam orang anak itu juga mengemukan saat menjadi Kakorsis di SPN Jayapura masih berpangkat Letda Pol dan bersama rekan polisi lainnya melatih kurang lebih 300 siswa Seba yang pada saat itu pengirimannya datang dari berbagai polda di luar Papua.
"Pendidikan polisi pada waktu itu cukup ketat dan keras, tidak pintar-pintar tapi lebih mengutamakan mental dan fisik serta dilatih semua kecakapan. Selama pelatihan ada sejumlah siswa yang dengar bunyi tembakan jatuh pingsan, ini akhirnya dikembalikan kepada orang tuanya," katanya mencoba mengenang masa lalu.
Kini, setelah puluhan tahun kembali ke Kota Jayapura, kata Ondang yang pernah bertugas di Waropko, Kabupaten Merauke ternyata banyak anak didiknya mencapai kesuksesan sebagai anggota Polri dan bahkan ada yang jadi kepala sekolah, karena undur diri semasa pendidikan.
"Sangat sukses para alumni Seba Polri angkatan II 1983/1984, karena beberapa diantaranya ada yang jadi kapolres, seperti Pak Leonardus Nabu yang sekarang Kapolres Paniai, Daniel Prionggo mantan kapolres Paniai juga, ada juga yang kapolres di kabupaten pemekaran Merauke," katanya.
"Juga ada AKBP Dominggus Rumaropen mantan Kapolsek Abepura, AKBP Yan Reba, Kompol Jhon Malelak dan puluhan alumni lainnya yang masih aktif. Saya dengar ada mantan anak didik yang lari dari pendidikan kini sudah menjadi kepala sekolah," lanjutnya.
Melihat tugas Polri yang kini makin besar dan luas dengan permasalahan yang sangat kompleks jika dibandingkan dengan puluhan tahun lalu, Ondang berpesan agar anggota polisi tidak terlibat dalam urusan politik yang bisa membuat tugas pokok dan fungsinya menyimpang.
"Pesan saya, anggota Polri, khususnya yang ada di Papua, menjalankan tugas sesuai dengan aturan dan arahan atasan. Kedepankan tupoksi dan jauhui politik," kata Ondang berpesan. (*)
Pewarta : Pewarta: Alfian Rumagit
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
