Logo Header Antaranews Papua

Senpi SS1 hilang saat KKSB menyerang polisi di Torere

Selasa, 3 Juli 2018 16:55 WIB
Image Print
Senpi SS1 yang digunakan Polri
Benar saat insiden terjadi Bripka Kbarek membawa satu pucuk senpi laras panjang jenis SS1 yang diduga hanyut saat insiden penyerangan di Torere

Jayapura (Antaranews Papua) - Senjata api (senpi) Polri jenis SS1 milik Polres Puncak Jaya yang dibawa Bripka Sinton Kbarek dinyatakan hilang yang diduga terbawa arus saat kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) menyerang polisi yang melakukan pengamanan pilkada gubernur di Distrik Torere, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua.

"Benar saat insiden terjadi Bripka Kbarek membawa satu pucuk senpi laras panjang jenis SS1 yang diduga hanyut saat insiden penyerangan di Torere," kata Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli pada momentum refleksi semester I Tahun 2018 di Mapolda Papua di Jayapura, Selasa.

Ia mengatakan senjata SS1 dibawa Bripka Sinton Kbarek yang sehari hari bertugas di Sabhara Polres Puncak, dan sebelum senpi itu hilang, Bripka Kbarek terkena tembakan di kaki.

Saat itu, Kbarek menggunakan rompi anti peluru, dan rekan-rekannya sempat berteriak meminta melepas rompi itu karena tidak bisa menolong lantaran KKSB masih menembak dari pinggiran sungai.

Dalam kasus Torere, Polri selain kehilangan dua anggota juga satu pucuk senjata hilang, karena pistol yang dibawa alm Ipda Jesayas Nusi masih ada saat ia ditemukan.

Jenasah Ipda Jesayas Nusi ditemukan Selasa (3/7) sekitar Pukul 11.00 WIT di sekitar lokasi penembakan.

Dengan ditemukannya jenasah Ipda Nusi, maka tidak ada lagi aksi pencarian dan kini jenasah Nusi dievakuasi ke Dabra.

Douw ke Dabra ditempuh sekitar 10 jam menggunakan perahu motor, dan dari Dabra dijadwalkan dievakuasi ke Jayapura menggunakan pesawat.

"Evakuasi jenasa Ipda Nusi dari Dabra ke Jayapura dijadwalkan Rabu (4/7)," kata Irjen Boy Rafli.

Pada Rabu (27/6) KKSB melakukan penyerangan terhadap dua perahu motor yang ditumpangi sembilan anggota polri yang bertugas pengamanan pilgub bersama Kepala Distrik Torere Obaja Froare.

Tujuh anggota Polres Puncak Jaya selamat dalam insiden tersebut, satu tewas saat kejadian yakni Ka Distrik Torere Obaja Froare dan dua orang anggota Polri dilaporkan hilang yakni Ipda Jesaya Nusi dan Brigpol Sinton Kbarek, hingga akhirnya ditemukan telah tewas.

Jenasah Bripka Sinton Kbarek ditemukan Minggu malam (1/7), kini sudah dimakamkan dan jenasah Ipda Jesayas Nusi ditemukan Selasa (3/7).



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026