
Legislator Biak Numfor desak penyaluran bantuan bus sekolah

Fraksi Nasdem-PDIP meminta organisasi perangkat daerah Disdik sebagai penanggung jawab pengelola bantuan bisa mempercepat penyaluran bantuan bus sekolah karena sangat dinantikan siswa di berbagai kampung
Biak (Antaranews Papua) - Legislator Kabupaten Biak Numfor, Papua, mendesak pemerintah kabupaten dan Dinas Pendidikan setempat segera menyalurkan bantuan operasional delapan bus angkutan siswa di berbagai sekolah di daerah itu.
"Fraksi Nasdem-PDIP meminta organisasi perangkat daerah Disdik sebagai penanggung jawab pengelola bantuan bisa mempercepat penyaluran bantuan bus sekolah karena sangat dinantikan siswa di berbagai kampung," ujar juru bicara Fraksi Nasdem-PDIP DPRD Kabupaten Biak Numfor Andrianus Mambobo di Biak, Minggu.
Ia mengatakan dari data diperoleh Fraksi Nasdem-PDIP pengadaan bus sekolah dilakukan pada 2017 serta dibiayai dari alokasi dana otonomi khusus Papua Rp6 miliar.
Membobo mengatakan meskipun bus sekolah yang disiapkan sudah berada di halaman kantor Dinas Pendidikan setempat, namun hingga kini kendaraan bantuan belum dapat disalurkan karena proses administrasi dengan pihak ketiga.
"Fasilitas delapan bus sekolah yang sudah tiba di Biak sangat membantu ketersediaan angkutan dalam rangka menunjang pelayanan angkutan siswa mengikuti proses belajar mengajar di sekolah," ujar politikus Nasdem itu.
Ia mengatakan pengadaan delapan bus angkutan sekolah ditangani Bidang Sarana Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor sudah direaliasikan pada 2017.Akibat ketiadaan angkutan khusus yang melayani siswa ke sekolah, menurut Mambobo, dominan siswa yang rumahnya sangat jauh harus terlambat masuk sekolah karena minimnya sarana transportasi ke sekolah.
Kondisi itu, menurut Mambobo, telah cukup lama dialami anak-anak, sehingga Pemkab Biak Numfor melalui Disdik telah memprogramkan pengadaan delapan bus sekolah untuk angkutan siswa."Dengan disediakan bus sekolah bantuan Pemkab Biak Numfor diharapkan sangat membantu siswa untuk bisa pergi ke sekolah dengan cepat untuk mengikuti proses belajar mengajar dengan baik," kata Mambobo.
Berdasarkan data, delapan bus angkutan sekolah yang dibiayai dari alokasi dana Otsus Papua pada 2017 sekitar Rp6 miliar, hingga saat ini masih diparkir di halaman Kantor Dinas Pendidikan di Jalan Mandala Distrik Biak Kota.
Pewarta : Muhsidin
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
