
BBPJN: pembangunan jembatan Yahuli selesai Mei 2019

Saat ini kerangka jembatan sudah berada di lokasi dan sedang dilakukan pengerjaan merakit jembatan sebelum dibentangkan di atas sungai yang menjadi penghubung antara Kabupaten Jayapura dengan Kabupaten Yalimo
Jayapura (ANTARA) - Kepala Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Papua Osman Marbun mengatakan pembangunan jembatan Yahuli yang terdapat di ruas jalan Jayapura-Wamena, Papua, di jadwalkan selesai Mei 2019, sehingga hubungan transportasi di daerah itu bisa lancar.
"Saat ini kerangka jembatan sudah berada di lokasi dan sedang dilakukan pengerjaan merakit jembatan sebelum dibentangkan di atas sungai yang menjadi penghubung antara Kabupaten Jayapura dengan Kabupaten Yalimo," kata Osman Marbun kepada Antara di Jayapura, Rabu.
Ia mengatakan jembatan Yahuli putus sejak awal Februari lalu sehingga aktifitas lalu lintas Jayapura-Wamena juga terhenti.
Lamanya pengerjaan jembatan tersebut disebabkan persediaan kerangka jembatan sudah kosong sehingga harus dipesan di pabriknya dan di datangkan ke Jayapura dan selanjutnya diangkut ke lokasi.
“Pemasangan kerangka jembatan saat ini dilakukan dari dua arah yakni arah Jayapura dan dari Yalimo,” kata Marbun yang didampingi Kepala Satuan Kerja (satker) Wamena Togap Damanik.
Marbun mengatakan pembangunan jembatan yang digunakan di aatas sungai Yahuli adalah jenis jembatan Balley yang menggunakan rangka baja ringan.
Bila jembatan Yahuli terhubung dipastikan aktifitas lalu lintas dari Jayapura-Wamena dan sebaliknya akan kembali ramai, karena para pedagang lebih memilih mengangkut barang jualannya dengan menggunakan jalan darat.
Sejak jembatan Yahuli putus, angkutan barang kembali dilakukan melalui udara yang harganya relatif lebih mahal bila dibanding diangkut melalui jalur darat.
Ruas jalan Jayapura-Wamena sepanjang 575 Km itu nantinya dapat menghubungkan delapan kabupaten di pegunungan tengah yakni Yalimo, Jayawijaya, Lanny Jaya, Tolikara, Mamberamo Tengah, Nduga, Puncak dan Puncak Jaya, jelas Marbun.
Pewarta : Evarukdijati
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
