Logo Header Antaranews Papua

BPS Jayawijaya dorong ASN terlibat sensus penduduk secara daring

Kamis, 30 April 2020 14:27 WIB
Image Print
Kepala BPS Jayawijaya Cendana. (ANTARA/Marius Frisson Yewun)

Wamena (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Jayawijaya, Provinsi Papua mendorong aparatur sipil negara (ASN) di wilayah itu terlibat atau mengikuti sensus penduduk melalui sistem dalam jaringan (daring).

Kepala BPS Jayawijaya Cendana melalui sambungan telepon, Kamis, mengaku sudah menyampaikan kepada pejabat Pemerintah Daerah Jayawijaya terkait rendahnya partisipasi ASN maupun masyarakat luas dalam sensus secara daring.

"Saya minta tolong pimpinan daerah kalau bisa pegawai-pegawai itu diminta isi sensus online, dengan melampirkan bukti karena kalau setelah isi data, pasti ada ucapan terimakasih, itu bisa difoto lalu disampaikan kepada pimpinan bahwa dia sudah isi," katanya.

Sejak dibukanya sensus secara daring pada 15 Februari hingga 31 Maret, baru sekitar 40 kepala keluarga (KK) yang terlibat. Sensus daring itu kembali diperpanjang hingga 29 Mei karena partisipasi masyarakat sangat rendah.

"Yang online masih sekitar 40an KK saja, padahal target saya sejumlah pegawai di Jayawijaya yang jumlahnya sekitar ribuan. Kita tidak nyasar ke masyarakat karena masyarakat itu kurang, tetapi pegawai juga kurang," katanya.

Pelaksanaan sensus secara daring di Jayawijaya dan wilayah pegunungan tengah Papua hampir semuanya terkendala jaringan internet yang tidak baik bahkan tidak ada sama sekali.

"Dahulu saya berharap dari Palapa Ring dapat mendukung sensus secara daring, tetapi sampai sekarang belum berjalan," katanya.

BPS Jayawijaya membawahi Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Lanny Jaya, Kabupaten Mamberamo Tengah, Kabupaten Yalimo dan Kabupaten Nduga.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026