Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mengharapkan waktu libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri tahun ini dapat dimanfaatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemprov setempat secara baik sehingga ketika telah masuk kerja mereka berkinerja secara meningkat.
“Kami berharap waktu libur ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh ASN Provinsi Papua Pegunungan, sehingga pada saat masuk kerja kinerjanya bisa meningkat,” ujar Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Pegunungan Wasuok D Siep dihubungi dari Wamena, Selasa.
Pemprov Papua Pegunungan menyebut libur Lebaran 2025 ASN di lingkungan pemprov setempat hingga 7 April 2025.
Ia mengatakan sesuai surat edaran maka libur Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1446 Hijriah dimulai sejak 28 Maret hingga 7 April 2025.
“Kami meliburkan ASN di Provinsi Papua Pegunungan sejak 28 Maret karena pada 29 Maret adalah Hari Raya Nyepi, kemudian dilanjutkan libur Lebaran hingga 7 April, 8 April 2025 ASN sudah harus masuk kantor,” katanya.
Dia mengimbau ASN Pemprov Papua Pegunungan tidak menambah libur dari waktu yang telah ditentukan.
“Waktu libur supaya diperhatikan oleh ASN sehingga mereka tidak menambah waktu libur karena akan berdampak terhadap program kerja yang telah disusun,” katanya.
Setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, katanya, ASN masuk kantor seperti biasa, kemudian dilanjutkan dengan libur Paskah 2025.
“Kami berharap libur yang banyak ini tidak memengaruhi program kerja yang telah disusun oleh setiap organisasi perangkat daerah atau OPD sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” ujarnya.