
PLN UP3 Wamena perkuat edukasi penanganan darurat kebakaran

Wamena (ANTARA) - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan memperkuat edukasi penanganan darurat kebakaran guna meningkatkan pemahaman tentang pencegahan musibah kebakaran.
PT PLN UP3 Wamena menggelar pelatihan dan simulasi kebakaran yang diberikan oleh Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jayawijaya dan Polres Jayawijaya, Kamis.
Manager PT PLN UP3 Wamena Mahly J Kbarek mengatakan simulasi kebakaran ini dititikberatkan bagi pegawai, satuan pengamanan (satpam), dan cleaning servis di lingkungan PLN UP3 Wamena dan PLN Swadaya supaya mengetahui langkah apa yang harus dilakukan pada saat terjadi kebakaran.
“Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan gambaran secara umum ketika terjadi kekacauan, kebakaran di fasilitas PLN maupun masyarakat, langkah apa yang harus dilakukan oleh petugas kami dalam bertindak sehingga meminimalisir korban jiwa maupun harta benda,” katanya.
Menurut dia, program simulasi pencegahan kebakaran dilakukan dalam rangka Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional yang berlangsung sejak 12 Januari hingga 12 Februari 2026.
“Kami ingin di Bulan K3 ada sesuatu yang dilakukan oleh kami PLN UP3 Wamena dalam memberikan pengetahuan tambahan bagi pegawai-pegawai yang nantinya melaksanakan tugas lapangan supaya terhindar dari segala macam risiko,” ujarnya.
Dia menjelaskan pelatihan yang diberikan dengan menggunakan peralatan modern dan tradisional seperti alat pemadam ringan dan karung basah yang mudah digunakan pada saat terjadinya kebakaran.
“Pegawai, satpam dan cleaning servis kami termasuk saya sendiri diajarkan oleh teman-teman pemadam kebakaran bagaimana menggunakan APAR sebagai alat pemadam ketika terjadi kebakaran. Begitu juga, mereka mengajarkan kami menggunakan alat seadanya seperti karung yang dibasahi bisa digunakan dalam memadam api,” katanya.
Dia berharap ilmu yang diperoleh dalam pelatihan dan simulasi kebakaran ini dapat menjadi modal berharga bagi pegawai PLN, satpam, cleaning servis dalam melaksanakan tugas sesuai dengan kapasitas yang dimiliki sehingga terhindar dari musibah.
Sementara itu Kepala Operasional Pemadam Kebakaran Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jayawijaya Al Jufri Husen mengatakan pelatihan yang diberikan supaya pegawai di lingkungan PLN dapat mencegah kebakaran sedini mungkin dengan menggunakan peralatan yang ada.
“Kami mengajarkan kepada mereka bagaimana memadamkan api secara sederhana dengan menggunakan APAR dan karung basah untuk mencegah kebakaran yang lebih besar. Pelatihan semacam ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana cara mudah memadamkan api, sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
