
Pemkab Jayawijaya serahkan Gedung Otonom Wenehule Huby ke Pemprov Papeg

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya sudah menyerahkan Gedung Wenehule Huby berupa bangunan tujuh lantai kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan (Papeg) dengan status pinjam pakai, kata Gubernur Papeg John Tabo.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Jayawijaya karena menyerahkan gedung untuk pinjam pakai, supaya aktivitas kantor Pemprov Papeg bisa terfokus di satu tempat,” ujarnya di Wamena, Selasa.
Selama dua tahun lebih Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Pegunungan berdiri, masih menggunakan eks-kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya yang ukurannya relatif kecil dan tidak bisa menampung semua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemprov setempat.
“Mungkin minggu depan kita sudah tidak apel di halaman kantor gubernur ini (lama) karena akan pindah ke kantor gubernur baru (sementara) sambil menunggu proses pembangunan kantor gubernur,” katanya.
Terkait dengan pemberian Gedung Otonom Wenehule Huby yang awalnya menjadi pusat perkantoran Pemkab Jayawijaya kepada Pemprov Papeg itu, pihaknya terbantu dengan kebijakan tersebut.
Selama ini, kantor OPD Pemprov Papeg tersebar di beberapa tempat di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, karena keterbatasan ruangan di Kantor Gubernur Papeg sebelumnya.
Dia mengharapkan dengan pemberian pinjam pakai Gedung Otonom Wenehule Huby maka semua aktivitas perkantoran 22 OPD pemprov berjalan lebih mantap.
“Dengan pemakaian gedung ini maka semua OPD akan berada di sini sehingga aktivitas perkantoran diharapkan dapat lebih maksimal,” katanya.
Saat ini, katanya, tahapan pembangunan gedung perkantoran Gubernur Papeg dikerjakan di lokasi Kebun Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Gunung Susu, Distrik Hubikosi, Kabupaten Jayawijaya.
“Kami berharap seluruh komponen masyarakat mendukung proses pembangunan gedung kantor gubernur, MRP dan DPRP Pegunungan sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal ke depannya,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
