Logo Header Antaranews Papua

SPPG Papua Pegunungan perkuat koordinasi dengan pemda guna optimalkan layanan MBG

Kamis, 5 Maret 2026 18:21 WIB
Image Print
Ketua Kelompok SPPG Papua Pegunungan Wahyu Adi Pratama diwawancarai sejumlah wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. ANTARA/Yudhi Efendi

Wamena (ANTARA) - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Papua Pegunungan (Papeg) memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, guna mengoptimalkan pelayanan program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Ketua Kelompok SPPG Papeg Wahyu Adi Pratama dalam keterangan di Wamena, Kamis mengatakan pihaknya telah melakukan pertemuan bersama beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) teknis di Provinsi Papua Pegunungan untuk bagaimana lebih meningkatkan pelayanan MBG secara baik.

“Jadi semua dapur di Papua Pegunungan khususnya Kabupaten Jayawijaya harus memiliki dari sertifikat laik higiene sanitasi atau SLHS. SLHS yaitu surat keterangan resmi yang dikeluarkan oleh dinas kesehatan untuk menunjukkan bahwa suatu tempat pengelolaan pangan (TPP) seperti restoran, depot air minum, katering, dan usaha sejenis lainnya termasuk dapur MBG telah memenuhi standar kebersihan, keamanan, dan kesehatan,” katanya.

Menurut dia, untuk mencegah makanan dan minuman yang kurang baik maka langkah ini harus dilakukan supaya MBG dapat berjalan secara baik di Kabupaten Jayawijaya maupun Yahukimo.

“Kami sudah menginformasikan kepada pengelola dapur di Kabupaten Jayawijaya dan Yahukimo supaya mengurus SLHS dengan OPD teknis yakni Dinas Kesehatan. Mereka akan datang melakukan pemeriksaan secara baik apakah bahan makanan dan dapur yang mengelola MBG telah sesuai standar atau tidak,” ujarnya.

Dia menjelaskan untuk memperoleh SLHS maka pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Papua Pegunungan dan Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Yahukimo untuk turun ke setiap dapur di Kabupaten Jayawijaya untuk melihat sejauh mana standar kebersihan, keamanan dan kesehatan yang telah diterapkan.

“Kami juga terus menjaga kualitas makanan dan minuman yang disajikan kepada penerima manfaat program MBG di wilayah Papua Pegunungan,” katanya.

Dia menambahkan tujuan utama SLHS adalah menjamin keamanan, kebersihan dan mutu pangan yang diproduksi oleh usaha kuliner seperti restoran, jasa boga, depot air untuk melindungi konsumen dari risiko keracunan atau penyakit bawaan makanan.

“SLHS memastikan standar kesehatan pangan terpenuhi dari bahan baku hingga penyajian sehingga program MBG dapat berjalan baik di sini,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026