
Pj Gubernur minta OPD terus kembangkan potensi pariwisata Papua

Jayapura (ANTARA) - Penjabat Gubernur Papua Agus Fatoni meminta organisasi perangkat daerah (OPD) setempat terus mengembangkan potensi pariwisata setempat sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan baik dari luar dan dalam negara yang bermuara pada pendapatan asli daerah (PAD).
"Oleh sebab itu inovasi dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA) sangat dibutuhkan terutama dalam sektor pariwisata," kata Agus Fatoni, di Jayapura, Minggu.
Menurut Agus, Papua kaya akan ekonomi hijau dan biru, hanya saja belum dikelola maksimal, untuk itu semua jajaran dari provinsi, kabupaten dan kota melihat potensi-potensi yang ada di wilayah setempat, sehingga nantinya dapat menarik kunjungan wisatawan dalam maupun luar negeri.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Adriana Helena Carolina mengatakan berdasarkan perkembangan pariwisata Provinsi Papua pada Juni 2025, pada Januari-Juni 2025 perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) di Papua mencapai 1.321.919 perjalanan, naik 115,20 persen dibandingkan tahun dan bulan sebelumnya.
"Sepanjang periode tersebut jumlah perjalanan wisnus tertinggi terjadi pada Juni 2025 yang mencapai 249.893 perjalanan," katanya lagi.
Menurut Adiriana, Kota Jayapura tercatat sebagai kota dengan jumlah perjalanan wisnus tertinggi daerah tujuan pada periode Januari-Juni 2025.
"Daerah tujuan utama perjalanan wisnus adalah Kota Jayapura sebesar 39,58 persen, lalu Jayapura sebesar 27,29 persen, Biak Numfor sebesar 10,57 persen, Keerom sebesar 10,31 persen, Kepulauan Yapen sebesar 3,91 persen, Supiori sebesar 2,94 persen, Sarmi sebesar 2,94 persen, Waropen sebesar 1,85 persen, dan Mamberamo Raya sebesar 0,62 persen," ujarnya pula.
Dia menjelaskan perjalanan wisnus pada Juni 2025 tercatat sebesar 249.893 perjalanan, naik 14,20 persen bila dibandingkan Mei 2025 secara bulanan (month-to-month).
"Sementara pada jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Provinsi Papua melalui pintu keimigrasian di Kota Jayapura Juni 2025 terdapat sebanyak 10.569 kunjungan atau mengalami kenaikan sebesar 16,05 persen dibanding bulan sebelumnya sebanyak 9.107 kunjungan," katanya lagi.
Dia menambahkan secara rinci terdapat 99 kunjungan dari kawasan Asia, satu kunjungan dari kawasan Amerika, lalu satu kunjungan dari kawasan Eropa, dan 10.468 kunjungan dari kawasan Oseania.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
