Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua targetkan cetak 18 ribu hektare sawah di empat daerah

Jumat, 3 April 2026 20:53 WIB
Image Print
Gubernur Papua Mathius D Fakhiri saat melakukan penanamam padi di Kabupaten Jayapura, Papua pada beberapa waktu lalu (ANTARA/HO- Pemprov Papua)

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura setempat menargetkan perluasan lahan sawah hingga 18.000 hektare pada 2026 yang tersebar di empat kabupaten sebagai upaya meningkatkan produksi padi dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Papua Lunanka Daimboa di Jayapura, Jumat, mengatakan program tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan cetak sawah rakyat tahun sebelumnya yang mencapai tahap pembukaan lahan seluas 1.000 hektare pada 2025.

“Untuk tahun ini, selain melanjutkan penanaman pada lahan 1.000 hektare, kami juga menargetkan cetak sawah baru seluas 18.000 hektare yang tersebar di beberapa kabupaten,” kata Lunanka Daimboa.

Menurut Lunanka, sebaran wilayah perluasan lahan 18.000 hektare meliputi Kabupaten Keerom, Kabupaten Jayapura, Waropen, dan Kepulauan Yapen.

"Dan saat ini proses masih dalam tahap survei identifikasi dan dilanjutkan dengan pembukaan lahan sebelum masuk ke tahap penanaman," ujarnya.

Dia menjelaskan melalui program ini pihaknya sangat mendorong agar seluruh tahapan, mulai dari identifikasi hingga cetak sawah, dapat berjalan optimal sehingga penanaman bisa segera dilakukan.

"Percepatan program juga didukung oleh keterlibatan brigade pangan serta pendampingan penyuluh pertanian yang melakukan pemantauan rutin di lapangan," katanya lagi.

Dia menambahkan dengan tambahan perluasan tersebut, total potensi lahan sawah yang dikembangkan di Papua diperkirakan mencapai sekitar 19.000 hektare, termasuk program sebelumnya.

"Kami pemerintah optimistis program ini dapat meningkatkan produksi padi secara signifikan, dengan estimasi produktivitas rata-rata sekitar empat ton per hektare. Dengan perluasan ini, kami harapkan produksi padi di Papua meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026