Logo Header Antaranews Papua

DKP Jayapura: Produk olahan ikan menjadi primadona perikanan

Sabtu, 23 Agustus 2025 10:47 WIB
Image Print
Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jayapura Petrus Ohee (kedua dari kanan) menyerahkan bantuan produk pangan olahan ikan ke Puskesmas Sentani Timur pada 4 Agustus 2025. ANTARA/Agustina Estevani Janggo

Sentani (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, menyatakan produk olahan ikan kini menjadi primadona baru dalam sektor perikanan daerah, karena mampu memberikan nilai tambah bagi nelayan dan pelaku usaha kecil.

Sekretaris DKP Kabupaten Jayapura Petrus Ohee, di Sentani, Jumat (22/8), mengatakan masyarakat pesisir danau maupun laut di daerah ini mulai memanfaatkan potensi ikan tidak hanya untuk konsumsi segar, tetapi juga diolah menjadi berbagai produk bernilai jual lebih tinggi.

"Produk olahan ini semakin diminati pasar lokal, di antaranya abon ikan, nuget, bakso ikan, hingga kerupuk ikan," katanya pula.

Menurut Petrus, produk-produk tersebut mendapat sambutan positif, karena mudah dikonsumsi, praktis, dan sesuai selera masyarakat.

"Kalau hanya menjual ikan segar, harga sering fluktuatif dan cepat rusak, tetapi setelah diolah, maka saya simpan lebih lama dan nilai jualnya meningkat signifikan," ujarnya lagi.

Dia menjelaskan, tren produk olahan ikan juga membuka peluang usaha baru bagi kelompok perempuan nelayan dan usaha kecil di sekitar danau maupun pesisir laut.

"Kita dorong agar ibu-ibu nelayan kita di pesisir danau dan laut bisa menjadi motor penggerak ekonomi keluarga dengan mengolah ikan," katanya pula.

Dia menambahkan, pihaknya telah memfasilitasi pelatihan pengolahan ikan di berbagai distrik untuk membekali masyarakat dengan keterampilan produksi yang higienis dan sesuai standar pasar.

"Kami bekerja sama dengan koperasi, di Dinas Perdagangan, dan sektor swasta agar produk olahan ikan Kabupaten Jayapura masuk ke pasar moderen," ujarnya lagi.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026