Logo Header Antaranews Papua

Pj Gubernur Papua ingatkan penggunaan dana Otsus harus tepat sasaran

Jumat, 5 September 2025 19:55 WIB
Image Print
Penjabat Gubernur Papua Agus Fatoni saat melakukan penandatanganan berita acara terkait rapat Dana Otsus dan DTI bertempat Gedung Negara, Kota Jayapura, Papua, Kamis (4/9/2025). ANTARA/Qadri Pratiwi
Daya beli masyarakat akan meningkat

Jayapura (ANTARA) - Penjabat Gubernur Papua Agus Fatoni mengingatkan kepada kepala daerah di sembilan kabupaten dan kota dalam penggunaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) dan Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) 2025 harus tepat sasaran serta memberikan dampak keberlanjutan.

"Berdasarkan hasil evaluasi anggaran secara agregat penggunaan Dana Otsus dan DTI semakin baik dari tahun ke tahun. Namun, masih diperlukan pembenahan di berbagai aspek agar pelaksanaannya lebih optimal," katanya di Jayapura, Jumat.

Menurut Fatoni, selama ini tantangan utama dalam pengelolaan dana adalah keterlambatan realisasi anggaran.

"Oleh karena itu, kami Pemprov Papua mendorong agar dilakukan lelang sejak awal tahun anggaran," ujarnya.

Dia menjelaskan dengan begitu pembangunan bisa dilaksanakan lebih awal, sehingga pembangunan bisa berjalan dan bisa dirasakan oleh masyarakat. Kedua, pelayanan publik juga bisa segera diperbaiki, sehingga seluruh pelayanan menjadi lebih baik, masyarakat lebih nyaman.

“Lalu perekonomian juga akan tumbuh kalau dari awal tahun. Keempat, anggaran atau dana beredar di masyarakat, dan ini akan membuat daya beli masyarakat juga meningkat,” katanya lagi.

Dia menambahkan pada akhirnya, semua ini akan mempercepat kesejahteraan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Hal tersebut tentunya akan mendorong partisipasi publik, salah satunya melalui pembayaran pajak.

"Meningkatnya penerimaan pajak, ini akan berdampak pada anggaran pembangunan juga akan bertambah, sehingga pembangunan bisa lebih maksimal," ujarnya lagi.

Dia menjelaskan jika realisasi cepat, juga dana transfer lain mudah-mudahan nanti bisa dijaga pertimbangan untuk penambahan.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026