
Pj Gubernur Papua ingatkan penggunaan dana Otsus harus tepat sasaran

Daya beli masyarakat akan meningkat
Jayapura (ANTARA) - Penjabat Gubernur Papua Agus Fatoni mengingatkan kepada kepala daerah di sembilan kabupaten dan kota dalam penggunaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) dan Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) 2025 harus tepat sasaran serta memberikan dampak keberlanjutan.
"Berdasarkan hasil evaluasi anggaran secara agregat penggunaan Dana Otsus dan DTI semakin baik dari tahun ke tahun. Namun, masih diperlukan pembenahan di berbagai aspek agar pelaksanaannya lebih optimal," katanya di Jayapura, Jumat.
Menurut Fatoni, selama ini tantangan utama dalam pengelolaan dana adalah keterlambatan realisasi anggaran.
"Oleh karena itu, kami Pemprov Papua mendorong agar dilakukan lelang sejak awal tahun anggaran," ujarnya.
Dia menjelaskan dengan begitu pembangunan bisa dilaksanakan lebih awal, sehingga pembangunan bisa berjalan dan bisa dirasakan oleh masyarakat. Kedua, pelayanan publik juga bisa segera diperbaiki, sehingga seluruh pelayanan menjadi lebih baik, masyarakat lebih nyaman.
“Lalu perekonomian juga akan tumbuh kalau dari awal tahun. Keempat, anggaran atau dana beredar di masyarakat, dan ini akan membuat daya beli masyarakat juga meningkat,” katanya lagi.
Dia menambahkan pada akhirnya, semua ini akan mempercepat kesejahteraan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Hal tersebut tentunya akan mendorong partisipasi publik, salah satunya melalui pembayaran pajak.
"Meningkatnya penerimaan pajak, ini akan berdampak pada anggaran pembangunan juga akan bertambah, sehingga pembangunan bisa lebih maksimal," ujarnya lagi.
Dia menjelaskan jika realisasi cepat, juga dana transfer lain mudah-mudahan nanti bisa dijaga pertimbangan untuk penambahan.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
