Biak (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Biak Numfor, Papua mengintensifkan integrasi layanan primer (ILP) kesehatan untuk masyarakat di 21 Puskesmas di daerah setempat.
Kepala Dinas Kesehatan Biak Numfor Daud Nataniel Diwiri di Biak, Selasa, mengatakan implementasi integrasi layanan primer kesehatan sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 2015 Tahun 2023.
Duwiri mengatakan integrasi layanan Kesehatan Primer merupakan implementasi transformasi kesehatan berfokus pada tiga hal, yaitu siklus hidup sebagai fokus integrasi pelayanan, perluasan layanan kesehatan melalui jejaring hingga tingkat kelurahan dan kampung.
Duwiri mengatakan sistem kerja layanan dalam ILP saat ini mengubah Puskesmas menjadi lima klaster, yakni klaster pertama, manajemen, klaster dua kesehatan ibu dan anak.
Sementara klaster tiga, yakni dewasa dan lanjut usia, dan klaster empat berupa penanggulangan penyakit menular dan kesehatan lingkungan, dan klaster lima adalah lintas klaster.
Sementara sasaran ILP, katanya, meliputi ibu hamil, bersalin, nifas, bayi dan anak prasekolah, usia sekolah dan remaja, usia dewasa dan lansia.
Duwiri berharap tenaga kesehatan di 21 Puskesmas tetap memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di kampung dan kelurahan.
"Dengan pelayanan kesehatan ILP dapat mendukung program pemerintah dalam upaya mewujudkan Papua Sehat, Papua Cerdas dan Papua Produktif," katanya.

