Wamena (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, melakukan perekaman data kartu tanda penduduk (KTP) elektronik di seluruh sekolah di daerah itu.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Jayawijaya Kenius Tabuni di Wamena, Rabu mengatakan kegiatan perekaman KTP elektronik merupakan program “jemput bola” yang dilakukan di sekolah maupun distrik.
“Target utama kami dalam kegiatan perekaman KTP elektronik adalah pelajar SMA dan SMK yang telah berusia 17 tahun ke atas tapi belum memiliki identitas diri,” katanya.
Menurut dia, saat ini perekaman KTP elektronik yang dilakukan di di SMK Yapis Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan dan sejauh ini telah lima sekolah yang dilakukan kegiatan ini.
“Sudah ada lima sekolah yang telah dilakukan perekaman, dengan tiga sekolah lainnya akan menyusul. Setelah sekolah, target berikutnya adalah distrik-distrik yang telah dijadwalkan nantinya,” ujarnya.
Dia menjelaskan perekaman KTP elektronik bukan hanya untuk memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga untuk memberikan kemudahan akses layanan publik bagi masyarakat.
“Kami juga memberikan sosialisasi tentang pentingnya memiliki KTP elektronik dan manfaatnya dalam berbagai aspek kehidupan sehingga setiap warga negara wajib memiliki identitas diri tersebut,” katanya.
Menurut dia, dengan program terkini “jemput bola” perekaman KTP elektronik memudahkan masyarakat untuk memperoleh identitas diri dan tak perlu datang ke Kantor Disdukcapil Kabupaten Jayawijaya.
“Dengan adanya program 'jemput bola' masyarakat tidak perlu lagi repot-repot datang ke kantor Disdukcapil. Kegiatan ini juga dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memiliki identitas resmi,” ujarnya.

