Logo Header Antaranews Papua

Pemuda Kampung Yoka Kota Jayapura donasi 500 buku tulis lewat kegiatan musik rapper

Senin, 3 November 2025 16:41 WIB
Image Print

Jayapura (ANTARA) - Pemuda Kampung Yoka, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua memberikan donasi berupa 500 buku tulis bagi siswa SD di wilayah tersebut melalui kegiatan berbagi (Sharing) musik Hip-Hop (Rap).

Ketua Panitia kegiatan Sharing musik rap Al Flotarus Amang di Jayapura, Senin, mengatakan buku tulis yang terkumpul merupakan hasil penjualan voucher (tiket) yang dilaksanakan sepekan sebelum pelaksanaan ajang tersebut.

"Untuk tiket VIP itu kami jual dengan harga Rp200 ribu per orang, tiket reguler Rp75 ribu per orang kemudian bagi pengunjung yang berasal dari Kampung Yoka sendiri tiketnya Rp50 ribu," katanya.

Menurut Flo, dari hasil penjualan tiket selama sepekan tersebut kemudian digunakan untuk membeli buku dan alat tulis untuk diserahkan kepada pihak pemerintah kampung yang kemudian akan dibagikan kepada peserta didik jenjang SD di Kampung Yoka.

Dia menjelaskan sementara untuk kegiatan berbagi musik rap ini selain untuk memperkenalkan Kampung Yoka tetapi juga bertujuan untuk menciptakan wadah bagi para musisi khususnya rapper Kota Jayapura yang telah memiliki single lagu namun belum memiliki panggung untuk tampil di berbagai ajang yang dilaksanakan baik oleh pemerintah daerah maupun pihak swasta.

"Dengan demikian acara dilaksanakan untuk memberikan motivasi kepada mereka sekaligus mendukung talenta musik lokal," ujarnya.

Ondofolo Kampung Yoka Ismael Isack Mebri mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat mempromosikan Kampung Yoka sehingga lebih dikenal lagi oleh masyarakat luas.

"Ini merupakan kegiatan pertama kali yang digagas para pemuda tanpa bantuan dari pihak manapun hanya bermodal semangat dari kolektif musik dan dukungan dari pembeli voucher sehingga kami memberikan apresiasi bagi pemuda Kampung Yoka," katanya.

Pihaknya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan minimal dua bulan sekali sehingga anak-anak muda Kampung Yoka tidak lagi merasa terpinggirkan.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026