Jayapura (ANTARA) - Perum Bulog Kanwil Papua membeli jagung pipilan dari petani di Tanah Papua sebanyak 30 ton dan kini tersimpan di gudang-gudang yang tersebar di enam provinsi yang menjadi wilayah tugasnya.
Enam provinsi yang menjadi wilayah tugas Perum Bulog Kanwil Papua yaitu Provinsi Papua, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Barat dan Papua Barat Daya.
Kepala Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari di Jayapura, Jumat, mengungkapkan selain membeli beras dari petani, Bulog juga bertugas membeli jagung yang nantinya dijadikan pakan ternak.
Jagung pipilan tersebut dibeli dengan harga Rp 6.400 per kilogram dari petani dan di tahun 2025 ditargetkan membeli 75 ton .
Adapun daerah yang memasok jagung pipilan pemasok jagung Bulog Papua yaitu petani di Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, Jayapura,Fak-fak, Manokwari,Merauke, Timika dan Nabire.
"Bulog Papua siap menampung berapapun banyaknya jagung yang diproduksi petani dengan catatan bebas dari aflatoksin yang merupakan racun yang dihasilkan oleh jamur tertentu, seperti Aspergillus flavus dan Aspergillus parasiticus yang tumbuh pada tanaman seperti jagung, kacang tanah, dan biji kapas," katanya.
"Mudah-mudahan penyerapan jagung pipilan untuk ternak dapat tercapai sesuai target," harap Kepala Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari.

