Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan meningkatkan rasa nasionalisme bagi Lembaga Masyarakat Adat (LMA) setempat melalui sosialisasi ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, dan bela negara.
Asisten I Setda Papua Selatan Agustinus Joko Guritno dalam siaran pers yang diterima di Jayapura, Selasa, mengatakan masyarakat adat memiliki peran penting dalam menjaga dan mempertahankan keutuhan dan persatuan bangsa.
"Lembaga masyarakat adat menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, dan bela negara," katanya.
Menurut Joko, sosialisasi ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dalam dalam mendukung nawa cita pertama Presiden Prabowo Subianto dan menyukseskan Indeks Aktualisasi Pancasila (IAP) serta Indeks Kelembagaan Pancasila (IKP).
"Sehingga kami berharap melalui sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, dan bela negara di kalangan masyarakat adat," ujarnya.
Dia menjelaskan kegiatan ini diharapkan juga sebagai momentum untuk meningkatkan semangat dan komitmen dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI.
"Lembaga masyarakat adat diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menjadi contoh dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat," katanya lagi.
Dia menambahkan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Selatan ini mampu melahirkan sikap bela negara yang tinggi dan mampu mendorong kemajuan bangsa dari kemajuan Papua Selatan.

