Wamena (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan memastikan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di daerah setempat lebih optimal pada 2026 guna memastikan kondisi kesehatan masyarakat di 328 kampung dan empat kelurahan terjaga dengan baik.
Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Kabupaten Jayawijaya Lesman Tabuni dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu, mengatakan program CKG telah berjalan dengan baik pada 2025 dan berlanjut pada 2026.
“Kami memastikan program nasional CKG akan terus berjalan secara baik di tahun ini. Tentu ujung tombak terlaksananya kegiatan ini adalah puskesmas yang tersebar di 40 distrik,” katanya.
Selain masyarakat, kata dia, sasaran utama program CKG seluruh lembaga pemerintah dan swasta di Kabupaten Jayawijaya.
“Seperti yang telah kami lakukan di tahun 2025, di mana sering melakukan CKG pada organisasi perangkat daerah atau OPD, salah satunya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayawijaya,” ujarnya.
Dia menjelaskan jadwal pelayanan itu telah dibuat secara baik untuk menyukseskan program CKG di Kabupaten Jayawijaya.
“Kami telah agendakan pelayanan CKG dan lembaga atau instansi yang tidak ada dalam agenda bisa kami layani ketika adanya permintaan untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan,” katanya.
Dia menjelaskan tujuan CKG mendeteksi secara dini faktor risiko penyakit, mendeteksi kondisi pra-penyakit, serta mendeteksi penyakit lebih awal agar bisa ditangani cepat, mencegah komplikasi, dan mengurangi angka kematian.
“CKG juga sekaligus meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat melalui pemeriksaan gratis, seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, mata, telinga, gigi dan jiwa untuk berbagai usia, mulai dari bayi hingga lansia,” ujarnya.

