Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua Selatan bagikan 300 ribu kelambu tekan sebaran malaria

Kamis, 22 Januari 2026 04:47 WIB
Image Print
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Papua Selatan dr Benedicta Herlina Rahanggiar. ANTARA/Evarukdijati

Jayapura (ANTARA) - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Papua Selatan membagikan 300.000 kelambu kepada warga di empat kabupaten di provinsi ujung timur Indonesia itu, untuk menekan penyebaran penyakit malaria.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Papua Selatan dr Benedicta Herlina Rahanggiar di Jayapura, Rabu, mengatakan malaria, salah satu kasus penyakit dengan jumlah cukup tinggi dialami warga setempat.

Dia mengharapkan pemberian kelambu yang sudah diberi insektisida itu akan menghambat nyamuk Anopheles yang menyebarkan malaria.

"Masyarakat diharapkan menggunakan kelambu tersebut saat tidur sehingga tidak digigit nyamuk penyebar malaria," kata dia.

Dia menyebut tiga di antara empat kabupaten di Provinsi Papua Selatan dengan kasus malaria masih tinggi, yakni Mappi, Asmat, dan Boven Digul.

Dia mengharapkan masyarakat memiliki kesadaran yang mantap tentang manfaat kelambu untuk mencegah malaria.

Untuk Kabupaten Merauke, kata dia, kasus malaria sudah menurun bahkan menuju eliminasi.

Dia menjelaskan pentingnya kerja sama warga dalam mewujudkan eliminasi malaria di daerah setempat.

"Gunakan kelambu yang sudah dibagikan agar warga terhindar dari gigitan nyamuk Anopheles yang menyebabkan penyakit malaria," kata Benedicta Herlina Rahanggiar.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026