Logo Header Antaranews Papua

HUT PI ke-171 jadi momentum pembaruan iman umat Kristen

Jumat, 6 Februari 2026 05:10 WIB
Image Print
Anak-anak paduan suara membawa lagu dalam ibadah HUT PI ke-171 di Sentani, Kamis (5/2/2026) (ANTARA/Ardiles Leloltery)

Sentani (ANTARA) - Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua menegaskan perayaan HUT Pekabaran Injil (PI) ke-171 menjadi momentum pembaruan iman bagi seluruh umat Kristen daerah ini.

Ketua Sinode GKI di Tanah Papua Pendeta Andrikus Mofu di sela ibadah HUT PI ke-171 di Sentani, Kamis, mengatakan peringatan 171 tahun PI bukan sekadar mengenang sejarah tetapi menjadi panggilan iman untuk perubahan hidup dan pembaruan sosial.

Menurut Mofu, peristiwa 5 Februari 1855 saat Injil pertama kali diberikan oleh Carl Wilhlem Ottow dan Johann Gottlob Geisller di Pulau Mansinam, Manokwari disebut oleh masyarakat Papua sebagai gerbang keselamatan.

"Karena melalui peristiwa itu Tanah Papua mengalami keselamatan dari Tuhan," katanya.

Dia menjelaskan pihaknya mengharapkan melalui momentum HUT PI ke-171 ini seluruh umat Kristen di Tanah Papua bisa memaknai dengan Surat Rasul Paulus kepada jemaat di Roma yang mengatakan"Aku mempunyai keyakinan yang kokoh di dalam Injil".

"Karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang setiap orang yang percaya," ujarnya.

Dia menambahkan dengan mengusung tema "Pertobatan Mendatangkan Keselamatan" itu berarti tidak ada keselamatan yang hakiki yang didapat dan diperoleh kalau tidak percaya kepada Injil.

"Injil adalah berita keselamatan tentang Yesus Kristus yang telah lahir ke dalam dunia dan mati di kayu salib untuk menyelamatkan umat manusia," katanya lagi.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026