
Pemkot Jayapura gelar pasar murah bersubsidi antisipasi inflasi 2026

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua menggelar pasar murah bersubsidi sebagai langkah strategis untuk pengendalian inflasi sepanjang 2026 yang berlangsung di Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, Kamis.
Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru di Jayapura, Kamis, mengatakan pasar murah ini menjadi ruang intervensi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
"Pasar murah memberikan subsidi harga pada sejumlah komoditas sehingga lebih terjangkau dibanding harga pasar umum," katanya.
Menurut Rustan, harga komoditas cabai saat ini di pasar tradisional mencapai Rp110 ribu per kilogram dan ritel modern mencapai 145 ribu per kilogram sementara di pasar murah dijual sekitar Rp90 ribu per kilogram.
"Sehingga masyarakat bisa menikmati pangan lokal maupun pangan siap saji dengan harga terjangkau dan relatif stabil," ujarnya.
Kepala Bappeda Kota Jayapura Robby Awi mengatakan pelaksanaan pasar murah bersubsidi di daerah ini akan dilaksanakan sebanyak 48 kali pada periode Februari-Desember 2026.
"Pasar murah subsidi di Kota Jayapura telah dilaksanakan secara konsisten sejak 2023," katanya.
Dia menjelaskan pasar murah bersubsidi di Kota Jayapura dilaksanakan atas kolaborasi bersama antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis seperti Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian, Dinas Perindagkop dan UKM, serta Dinas Perikanan dengan menggunakan alokasi APBD 2026.
"Dan juga menggunakan anggaran yang bersumber dari dana otonomi khusus (Otsus)," ujarnya.
Dia menambahkan harga dari setiap komoditas yang dijual dalam pasar murah bersubsidi berada lebih rendah 35 persen dari harga bahan pokok di pasar.
Di pasar murah bersubsidi ayam potong dijual dengan harga Rp45 ribu per kilogram, telur lokal Rp50 ribu per rak, bawang merah Rp35 ribu per kilogram, cabai, Rp90 ribu per kilogram, tomat Rp10 ribu per kilogram, beras premium lima kilogram seharga 79ribu, dan beras SPHP lima kilogram Rp60 ribu serta minyak goreng premium Rp20 ribu per liter.
Selain itu, Dinas Perindagkop dan UKM Kota menyiapkan sebanyak 200 paket bahan pokok yang masing-masing berisikan beras premium lima kilogram, gula pasir satu kilogram, dan minyak satu liter dijual dengan harga Rp75 ribu per paket.
Selanjutnya Dinas Perikanan Kota Jayapura menyiapkan ikan tuna sebanyak 50 kilogram dengan harga Rp20 per kilogram, kemudian ikan cakalang yang disediakan sebanyak 50 kilogram dan dijual dengan harga Rp15 ribu per kilogram.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
