Logo Header Antaranews Papua

Kantor Pos salurkan bantuan sosial dan PKH tahap pertama bagi 913 KPM Kota Jayapura

Sabtu, 28 Maret 2026 14:37 WIB
Image Print
Foto bersama setelah acara pembukaan penyaluran bantuan sosial sembako dan PKH tahap I 2026 di Kantor Pos Cabang Jayapura, Jumat (27/3/2026) (ANTARA/HO-Humas Pemkot Jayapura)

Jayapura (ANTARA) - PT Pos Indonesia Cabang Jayapura, Papua, menyalurkan bantuan sosial sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap I tahun 2026 kepada 913 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berada di Kota Jayapura, Jumat.

Deputi Executive General Manager PT Pos Indonesia Cabang Jayapura Erik Pasorongan di Jayapura, Jumat, mengatakan total anggaran untuk 913 KPM sebesar Rp944,4 juta di mana masa pembayaran akan berlangsung pada 27 Maret hingga 7 April 2026.

"Khusus untuk bantuan sosial sembako, anggaran yang disiapkan sebesar Rp199,2 juta dan akan disalurkan kepada 331 KPM kemudian anggaran untuk PKH Rp745,2 juta yang akan disalurkan bagi 581 KPM," katanya.

Menurut Erik, penerima manfaat tersebar di lima distrik di Kota Jayapura yakni Distrik Abepura sebanyak 215 KPM dengan nominal Rp223.525.000, kemudian Distrik Heram sebanyak 89 KPM dengan jumlah anggaran Rp95 juta.

"Selanjutnya Distrik Jayapura Selatan sebanyak 272 KPM dengan anggaran Rp283.825.000, Distrik Jayapura Utara 267 KPM dengan nominal Rp268.775.000, dan Distrik Muara Tami 70 KPM dengan besaran anggaran Rp73.275.000," ujarnya.

Dia menjelaskan, pihaknya berharap bagi masyarakat penerima manfaat dapat mengambil bantuan tersebut di Kantor Pos Jayapura, Kantor Pos Abepura, Kantor Pos Waena dan Kantor Pos Muara Tami.

Salah satu warga penerima manfaat Aplena Marta Sineri mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya sebesar Rp1.475.000.

"Bantuan ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak serta kebutuhan sehari-hari," katanya.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan sebab sangat membantu keluarganya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026