Logo Header Antaranews Papua

Gubernur Fakhiri dorong Bank Papua perkuat kredit produktif dan digitalisasi

Minggu, 29 Maret 2026 07:38 WIB
Image Print
Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri saat menghadiri kegiatan RUPS Bank Papua di Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Jumat (27/3/2026). (ANTARA/HO- Pemprov Papua)

Jayapura (ANTARA) - Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri mendorong Bank Papua memperkuat penyaluran kredit produktif dan mempercepat digitalisasi guna meningkatkan daya saing serta peran sebagai pilar ekonomi daerah.

"Bank Papua memiliki posisi penting sebagai simbol kedaulatan ekonomi daerah sehingga perlu diperkuat agar mampu bersaing di tingkat regional," kata Mathius D. Fakhiri dalam keterangan di Jayapura, Sabtu.

Menurut Fakhiri, oleh sebab itu Bank Papua harus tumbuh kuat dan menjadi regional champion.

"Untuk itu penguatan infrastruktur teknologi informasi harus menjadi prioritas, dari bank daerah tersebut,” ujarnya.

Dia menjelaskan terdapat lima strategi utama yang harus menjadi fokus Bank Papua ke depan, yakni penguatan permodalan, transformasi digital, peningkatan likuiditas, penguatan kredit produktif khususnya UMKM, serta investasi pada sumber daya manusia Orang Asli Papua.

"Untuk itu pada kegiatan RUPS Bank Papua harus memberikan dampak ke masyarakat," katanya lagi.

Dia menambahkan oleh sebab itu pihaknya meminta agar transaksi pemerintah daerah harus melalui Bank Papua.

"Bank Papua tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan yang berpihak pada ekonomi kerakyatan," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya meminta jajaran direksi dan manajemen untuk meningkatkan porsi kredit produktif, mempercepat digitalisasi, serta memperkuat manajemen risiko dan tata kelola perusahaan.

"Kami mengingatkan pentingnya efisiensi anggaran dengan mengurangi belanja tidak produktif, sejalan dengan arahan Prabowo Subianto," katanya.

Dia menambahkan pentingnya optimalisasi perputaran dana pemerintah daerah melalui Bank Papua guna memperkuat posisi keuangan daerah.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026