
Satgas Yonif 136 perkuat layanan kesehatan warga Kalome

Wamena, Papua Pegunungan (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 136/TS memperkuat pelayanan kesehatan bagi warga Kampung Kalome, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.
Bintara Kesehatan Pos Kalome Satgas Pamtas Yonif 136/TS Sertu Riki Wijaya dalam keterangan tertulis di Wamena, Senin mengatakan pihaknya menggelar pengobatan keliling dalam menjaga komunikasi sosial di Kampung Kalome.
"Pelayanan kesehatan ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI kepada warga di daerah penugasan sehingga memperoleh pelayanan hak-hak dasar sehingga mereka dapat hidup sehat dan sejahtera," katanya.
Menurut dia, pelayanan kesehatan tersebut dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan serta mempererat hubungan dengan warga di wilayah penugasan.
"Pelaksanaan kegiatan ini bagian program pembinaan teritorial satgas dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di daerah perbatasan khususnya di bidang kesehatan," ujarnya.
Riki menjelaskan dengan membawa perlengkapan medis sederhana, obat-obatan serta vitamin, prajurit menyambangi rumah-rumah warga dan melayani warga yang datang ke pos untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis.
"Dalam pelaksanaannya, kami melakukan pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kondisi umum, konsultasi kesehatan serta pemberian obat dan vitamin sesuai dengan keluhan yang dialami warga," katanya.
Dia menyampaikan pihaknya juga mengedukasi mengenai pola hidup sehat dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan juga turut disampaikan sebagai langkah preventif guna mencegah timbulnya penyakit.
"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral TNI terhadap warga di wilayah penugasan. Kegiatan pengobatan keliling ini kami laksanakan sebagai upaya membantu warga yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan," ujar Riki.
Dia mengharapkan kehadiran TNI dapat memberikan manfaat nyata serta semakin mempererat hubungan antara TNI dan rakyat di Papua.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
