
Telkom sebut gangguan layanan di Jayapura akibat amplifier terkendala

Jayapura (ANTARA) - Manajemen TelkomGroup menyebutkan gangguan layanan telekomunikasi digital yang terjadi di wilayah Jayapura, Papua pada 9 April 2026 sejak pukul 08.45 WIT hingga 14.00 WIT disebabkan perangkat penguat signal (amplifier) di fasilitas Cable Landing Station (CLS) Amai yang terkendala.
General Manajer (GM) Witel Papua Antonius Joko Sritomo dalam keterangan pers di Jayapura, Kamis, mengatakan gangguan tersebut menyebabkan penurunan kapasitas jaringan dan berdampak pada sebagian layanan internet, IPTV, layanan data korporat serta penyesuaian pada kapasitas layanan mobile.
"CLS Amai merupakan titik terminasi jaringan kabel laut Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Papua Utara (PATARA)," katanya.
Menurut Antonius, Manajemen TelkomGroup telah melakukan investasi teknis secara menyeluruh terkait gangguan atau penurunan layanan telekomunikasi digital tersebut.
"Selama proses penanganan berlangsung, TelkomGroup telah mengaktifkan jalur cadangan melalui sistem kabel laut alternatif guna menopang layanan sementara, dengan prioritas kapasitas jaringan yang difokuskan pada layanan publik khususnya jaringan mobile agar komunikasi masyarakat tetap terjaga," ujarnya.
Dia menjelaskan kini, tim teknis telah melakukan penggantian perangkat penguat sinyal di lokasi CLS Amai sebagai bagian dari langkah penanganan atas kendala teknis yang terjadi, di mana dengan selesainya penggantian perangkat tersebut, kondisi layanan TelkomGroup di wilayah Jayapura telah kembali normal dan saat ini seluruh layanan dapat diakses sebagaimana mestinya.
"TelkomGroup tetap melakukan monitoring secara intensif guna memastikan stabilitas layanan tetap terjaga serta meminimalkan potensi gangguan serupa di kemudian hari dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dialami pelanggan dan mengapresiasi dukungan seluruh pihak selama proses pemulihan berlangsung," katanya lagi.
Sementara itu, Martina, warga Kota Jayapura mengaku kaget ketika telepon pintarnya tiba-tiba tidak bisa mengakses internet sekitar pukul 08.45 WIT saat sedang mendampingi keluarga yang sedang berobat di Rumah Sakit Marthen Indey Jayapura.
"Saat itu ibu saya sedang menunggu surat untuk ke poli guna memeriksa kesehatannya, namun tiba-tiba sinyal hilang hingga menyebabkan layanan terganggu dan harus menunggu beberapa jam hingga sinyal kembali normal dan proses administrasi dilanjutkan," katanya yang mengaku tinggal di kawasan Polimak, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua.
Pewarta : Evarukdijati
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
