
Gubernur Papua-KAI bahas pembangunan fasilitas kereta api

Jayapura (ANTARA) - Pemerintahlah Provinsi (Pemprov) Papua bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai membahas rencana kehadiran transportasi kereta api sebagai upaya meningkatkan konektivitas antar wilayah di Bumi Cenderawasih pada Selasa (14/4).
Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri di Jayapura, Kamis, mengatakan pertemuan ini merupakan tahapan awal untuk mewujudkan transportasi kereta api di Papua, yang selama ini juga menjadi harapan masyarakat.
"Rencana awal pembangunan akan difokuskan pada rute Kota Jayapura hingga Kabupaten Jayapura sebagai tahap awal pengembangan jaringan rel," katanya.
Menurut Fakhiri, kehadiran kereta api tidak hanya ditujukan untuk mobilitas masyarakat, tetapi juga akan dimanfaatkan untuk mendukung distribusi barang dan jasa guna mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
"Sehingga proyek tersebut juga sejalan dengan perhatian pemerintah pusat dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur, termasuk di Papua," ujarnya.
Dia menjelaskan sehingga jika tidak ada kendala maka tim ahli dari KAI bersama tim khusus Pemerintah Provinsi Papua dijadwalkan melakukan survei rute pada akhir bulan ini.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasydin mengatakan pihaknya sangat memberikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Provinsi Papua dalam mendorong kehadiran transportasi kereta api di wilayah tersebut.
"Pembangunan kereta api di Papua bukan hanya soal penyediaan transportasi, tetapi juga bagian dari upaya membangun peradaban dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Dia menambahkan karena dari sisi ekonomi, kehadiran kereta api akan membuka akses baru, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
