Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua Selatan-Universitas Indonesia kerja sama bidang pendidikan program magister

Sabtu, 18 April 2026 11:05 WIB
Image Print
Pemprov Papua Selatan-UI jalin kerja sama bidang pendidikan. ANTARA/HO-Humas Pemprov Papua Selatan

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan dan Universitas Indonesia(UI) Depok, Jawa Barat menjalin kerja sama bidang pendidikan program magister maupun sarjana untuk penguatan sumber daya manusia (SDM).

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Universitas Indonesia (UI) Depok yang berkesempatan bekerja sama dengan kami untuk membantu pendidikan di Papua Selatan," kata Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo dalam siaran pers diterima di Jayapura, Jumat.

Ia menjelaskan Papua Selatan salah satu daerah baru dengan dasar pembentukan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2022 dengan ibu kota di Kabupaten Merauke.

"Provinsi ini memiliki empat kabupaten yakni Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat dengan jumlah penduduk sekitar 580 ribu jiwa," ujarnya.

Dia menjelaskan di Papua terdapat tiga perguruan tinggi yaitu Universitas Negeri Papua (Unipa) di Manokwari, Papua Barat, Universitas Cenderawasih (Uncen) di Jayapura, dan Universitas Musamus (Unmus) di Merauke.

"Walaupun ketiga universitas ini sementara berkembang namun kami butuh bimbingan dan pengembangan dari UI," katanya.

Wakil Rektor Bidang Akademik UI Depok Mahmud Sudibandriyo mengatakan penandatanganan nota kesepahaman ini awalnya dimulai dengan Kementerian Transmigrasi (Kementrans).

"Tentu saja kerja sama ini nantinya kita bisa kembangkan ke program yang lain melalui pengembangan pendidikan, riset maupun program pengabdian kepada masyarakat secara nyata," katanya.

Dia menambahkan salah satu program yang sering dilaksanakan UI yaitu program penerimaan beasiswa Bakti Asa UI sehingga banyak mahasiswa yang bisa berkuliah di UI Depok.

"Semoga kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan perubahan positif dalam memajukan bangsa khususnya masyarakat Papua Selatan," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026