
Pemkot Jayapura perluas layanan kesehatan bagi masyarakat

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua memperluas pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat dengan membangun dua pos pelayanan terpadu (posyandu).
Dua posyandu yang dibangun dan telah diresmikan itu adalah Posyandu Albarkah di Kelurahan Yobe dan Posyandu Aroma Rasa di Kelurahan Waimorock, Distrik Abepura.
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo di Jayapura, Sabtu, mengatakan posyandu memiliki peran strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus menekan angka stunting di Kota Jayapura.
"Kami harap dengan adanya tambahan dua posyandu, seluruh masyarakat terutama ibu dan anak aktif memeriksakan kesehatan secara rutin," katanya.
Menurut Rollo, pihaknya mengingatkan kepada kader posyandu harus terus memastikan pelayanan berjalan baik, mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pemberian makanan bergizi.
"Pentingnya ketelitian para kader dalam melakukan pengukuran pertumbuhan anak, sebagai langkah awal mendeteksi potensi stunting," ujarnya.
Dia menjelaskan upaya pencegahan harus dilakukan secara konsisten dan menyeluruh agar angka stunting di Kota Jayapura dapat ditekan secara signifikan.
"Saat ini terdapat sebanyak 222 posyandu yang tersebar di lima distrik, 25 kelurahan, dan 14 kampung," katanya lagi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura Juliana Napitupulu mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan posyandu secara optimal.
"Kami mengimbau masyarakat di wilayah Kelurahan Yobe dan Waimorock agar membawa anak, ibu hamil, serta anggota keluarga lainnya untuk memeriksakan kesehatan di posyandu," katanya.
Dia menjelaskan pemanfaatan layanan ini sangat penting dan berdampak langsung pada peningkatan kesehatan masyarakat.
Pihaknya mencatat hingga kini terdapat 1.115 kader posyandu yang aktif memberikan pelayanan di Kota Jayapura. Selain layanan kesehatan seperti penimbangan dan pemeriksaan rutin.
Dia menambahkan terkait penanganan stunting, pihaknya terus berkolaborasi dengan organisasi perangkat daerah teknis dan dalam penanganan tidak hanya dari aspek kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan pola makan, kondisi rumah, dan kebersihan lingkungan.
"Oleh karena itu kami terus berkolaborasi agar upaya penurunan stunting dapat berjalan efektif," ujarnya.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
