
Pemprov Papsel tingkatkan koordinasi antisipasi gangguan keamanan

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan (Papsel) memperkuat kesiapan guna mengantisipasi gangguan keamanan menjelang 1 Mei yang diperingati sebagai momen kembalinya Papua ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan juga Hari Buruh Internasional.
Staf Ahli Gubernur Papua Selatan Bidang Pemerintah dan Politik Sucahyo Agung Dwi Ariyanto dalam siaran pers yang diterima Antara di Jayapura, Kamis, mengatakan secara keseluruhan kondisi keamanan dan ketertiban di daerah ini aman dan kondusif sehingga ini terus dipertahankan.
"Dengan demikian ini menjadi tugas bersama baik pemerintah maupun TNI dan Polri dalam mewujudkan Papua Selatan tetap aman," katanya.
Menurut Agung, pihaknya meminta kepada tim kewaspadaan dini daerah (KDD) setempat untuk terus melakukan koordinasi lintas sektor terkait untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan.
"Tim ini harus bisa melakukan pencegahan dan deteksi dini demi menjaga keutuhan NKRI," ujarnya.
Dia menegaskan pihaknya mendukung pelaksanaan kegiatan Simponi Merah Putih yang akan dilaksanakan pada 1 Mei 2026 yang dilaksanakan oleh delapan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di daerah ini.
"Kami harap Papua Selatan tetap kondusif sehingga pembangunan di berbagai sekolah berjalan dengan lancar," katanya lagi.
Dia menambahkan pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat di daerah ini untuk tidak terpengaruh dengan isu-isu yang dapat menimbulkan perpecahan.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
