Logo Header Antaranews Papua

Pertamina Patra Niaga pastikan stok LPG nonsubsidi di Manokwari tetap aman

Kamis, 21 Mei 2026 18:30 WIB
Image Print
Stok Bright Gas di Manokwari, Papua Barat (ANTARA/HO- Pertamina Papua)

Jayapura (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan stok Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi (NPSO) di wilayah Papua Barat, khususnya Manokwari dan sekitarnya terus terjaga ketersediaan.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas di Jayapura, Kamis, mengatakan bahwa Pertamina terus melakukan koordinasi intensif bersama pemerintah daerah dan pihak terkait guna memastikan distribusi LPG berjalan optimal.

“Pertamina memastikan stok LPG nonsubsidi untuk wilayah Manokwari terus disuplai secara berkala. Saat ini distribusi terus berjalan dan dijadwalkan guna menjaga keberlanjutan pasokan energi bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Ispiani, adapun stok LPG yang tersedia di Manokwari tercatat pada Selasa (19/5) terdiri dari Bright Gas 5,5 kg sebanyak 1.433 tabung, Bright Gas 12 kg sebanyak 7.602 tabung, serta LPG 50 kg sebanyak 120 tabung.

"Sebagai langkah penguatan koordinasi dan distribusi, kami juga telah melaksanakan diskusi bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait guna memberikan penjelasan mengenai upaya alih suplai distribusi LPG di Papua Barat," ujarnya.

Dia menjelaskan dalam forum tersebut turut dibahas upaya penguatan distribusi, termasuk rencana penggunaan Landing Craft Tank (LCT) untuk mendukung kelancaran suplai LPG ke wilayah Papua Barat ke depan.

“Upaya ini adalah untuk memperkuat jaminan ketersediaan LPG non subsidi juga telah dilakukan alih suplai LPG dari Surabaya ke Jayapura dalam kondisi yang masih terdampak geopolitik global. Harapannya, ini memperkuat rantai distribusi dan bisa menjaga stabilitas pasokan LPG ke Manokwari,” katanya lagi

Dia menambahkan selain itu, Pertamina terus berkoordinasi dengan instansi pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengantisipasi praktik penimbunan atau penyelewengan LPG.

"Kami juga terus mengimbau masyarakat untuk membeli LPG sesuai kebutuhan dan menggaungkan kampanye hemat energi. Serta mengajak seluruh elemen bersama-sama mendukung proses penyaluran LPG agar tetap kondusif, sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya lagi.

Sementara itu Pengolah Data Migas Dinas ESDM Provinsi Papua Barat, Frits Morin mengatakan bahwa kondisi saat ini tidak dapat dihindari, sehingga upaya penguatan suplai bisa menjadi salah satu cara menjaga ketersediaan LPG bagi masyarakat.

“Kami bersama Pertamina terus berkomitmen menjaga keandalan distribusi energi di wilayah Papua Barat agar memastikan kebutuhan LPG masyarakat dapat terpenuhi secara optimal,” katanya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026