Polri dan TNI amankan lokasi kericuhan di Perumnas 4
Sabtu, 19 Maret 2016 16:21 WIB
Polri dan TNI dari Polsek Abepura, Polsek Subsektor Heram dan Koramil Abepura mengamankan situasi di lokasi kericuhan antarpelajar dan mahasiswa Kabupaten Lanny Jaya, di kompleks Perumnas 4, Distrik Heram, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Sabtu (19/3). (Foto: Antara Papua/Alfian)
Jayapura (Antara Papua) - Aparat Polri dan TNI dari Polsek Abepura, Polsek Subsektor Heram dan Koramil Abepura mengamankan situasi di lokasi kericuhan antarpelajar dan mahasiswa Kabupaten Lanny Jaya, di kompleks Perumnas 4, Distrik Heram, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Sabtu.
Kapolsek Abepura, Kompol M Asmuruf didampingi Danramil Abepura Kapten Inf Rama dan Kapol Subsektor Heram Iptu Nadek langsung bertemu dengan Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom dan Sekda Christian Sohilait guna berkoordinasi menengahi masalah yang terjadi.
Bupati Befa Yigibalom dihadapan kelompok pelajar dan mahasiswa Lanny Jaya meminta agar tidak ada pertikaian lagi.
"Saya minta adik-adik pelajar dan mahasiswa untuk tahan diri, ini hanya selisih paham, jangan lagi ada perkelahian," katanya.
Tak berapa lama, tiga truk Brimob dari Polda Papua dan tiga unit kendaaran jenis minibus tiba dilokasi guna perkuatan personil aparat keamanan yang telah tiba lebih dulu.
Satu unit kendaraan roda empat milik Polsub Sektor Heram membawa enam hingga tujuh pelajar atau mahasiswa yang diduga terkena lemparan benda tumpul ke rumah sakit terdekat guna mendapat pertolongan.
Kini, situasi di Perumnas 4 Padang Bulan berangsur-angsur pulih setelah aksi saling lempar antarpelajar dan mahasiswa Lanny Jaya usai acara bakar batu dan bagi-bagi makanan.
Pelajar, mahasiswa dan warga Lanny Jaya mulai meninggalkan lokasi acara, baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan roda dua dan empat.
"Saya harap ini cepat selesai, jangan lagi ada persoalan lanjutan," kata Jhon warga Perumnas 4. (*)
Kapolsek Abepura, Kompol M Asmuruf didampingi Danramil Abepura Kapten Inf Rama dan Kapol Subsektor Heram Iptu Nadek langsung bertemu dengan Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom dan Sekda Christian Sohilait guna berkoordinasi menengahi masalah yang terjadi.
Bupati Befa Yigibalom dihadapan kelompok pelajar dan mahasiswa Lanny Jaya meminta agar tidak ada pertikaian lagi.
"Saya minta adik-adik pelajar dan mahasiswa untuk tahan diri, ini hanya selisih paham, jangan lagi ada perkelahian," katanya.
Tak berapa lama, tiga truk Brimob dari Polda Papua dan tiga unit kendaaran jenis minibus tiba dilokasi guna perkuatan personil aparat keamanan yang telah tiba lebih dulu.
Satu unit kendaraan roda empat milik Polsub Sektor Heram membawa enam hingga tujuh pelajar atau mahasiswa yang diduga terkena lemparan benda tumpul ke rumah sakit terdekat guna mendapat pertolongan.
Kini, situasi di Perumnas 4 Padang Bulan berangsur-angsur pulih setelah aksi saling lempar antarpelajar dan mahasiswa Lanny Jaya usai acara bakar batu dan bagi-bagi makanan.
Pelajar, mahasiswa dan warga Lanny Jaya mulai meninggalkan lokasi acara, baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan roda dua dan empat.
"Saya harap ini cepat selesai, jangan lagi ada persoalan lanjutan," kata Jhon warga Perumnas 4. (*)
Pewarta : Pewarta: Alfian Rumagit
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Papua sebut tokoh adat jadi jembatan aspirasi pemerintah dan rakyat
15 February 2026 10:48 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Satgas Yonif 511/DY salurkan paket bahan pokok kepada warga Tiom Lanny Jaya
13 February 2026 14:44 WIB
Kapendam XVII sebut dua pucuk senpi organik hilang saat insiden di Mile 50
13 February 2026 14:43 WIB