JNE dorong UKM Papua jadi pengusaha nasional
Rabu, 1 Juni 2016 20:39 WIB
Kepala JNE Express Cabang Jayapura Barry Rantung (tengah), yang didampingi Mayland Hendar Prasetyo (Head of Marketing Communication JNE Express) dan Gary Wiharto (Head of Regional Sulampapua), saat menyerahkan cenderamata yang diterima Kepala Biro Perum LKBN ANTARA Provinsi Papua Anwar Maga, di Jayapura, Rabu (1/6). (Foto: Antara Papua/Dhias Suwandi)
Jayapura (Antara Papua) - Perusahaan jasa pengiriman JNE Express tengah berupaya mendorong para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Papua agar bisa menjadi pengusaha nasional karena ketertarikan pasar atas produk Papua sudah muncul.
"Semenjak Joko Widodo jadi Presiden berita tentang Papua semakin terangkat, dari situ muncul pertanyaan apa sih produk Papua," ujar Mayland Handar Prasetyo, Head of Marketing Communication Division JNE Express, di Jayapura, Rabu.
Mayland bersama Gary Wiharto, Head of Regional Sulampapua, dan Kepala JNE Expres Cabang Jayapura Barry Rantung, menyempatkan diri berkunjung ke Kantor Perum LKBN ANTARA Biro Provinsi Papua, di Jalan Soa Siu Nomor 6, Kota Jayapura.
Mereka diterima Kepala Biro Perum LKBN ANTARA Provinsi Papua Anwar Maga.
Dalam kunjungan silaturahmi itu, Mayland menjelaskan JNE merasa berkepentingan untuk dapat mendorong para pengusaha lokal agar dapat bersaing dengan produk-produk luar negeri yang semakin banyak masuk ke Indonesia.
"JNE ingin membantu mengembangkan produk lokal di tengah gempuran produk luar terutama dari Tiongkok, dan ini fokusnya pada pengembangan UKM dan kami sudah berhasil menjalankan program ini di Manado," kata dia.
Mayland menyebut kini arus pengiriman barang ke Papua, khususnya Jayapura sudah cukup tinggi dan sebagian besar adalah hasil proses belanja masyarakat melalui media daring.
"Di Jayapura setiap harinya masuk 1.500 pieces (PCS), dan 90 persen melalui belanja online. Nah kita mau berusaha merubah orang Papua yang sebelumnya adalah konsumen menjadi produsen," ujarnya lagi.
Program ini dikatakannya sebagai bentuk terima kasih JNE kepada masyarakat yang telah berandil besar dalam pengembangan perusahaan jasa pengiriman tersebut.
"Kami ingin membantu produk lokal dalam bentuk apapun, dan biasanya UKM terbentur pada masalah pengemasan dan pemasaran, dan kami siap membantu mereka," ujar Mayland. (*)
"Semenjak Joko Widodo jadi Presiden berita tentang Papua semakin terangkat, dari situ muncul pertanyaan apa sih produk Papua," ujar Mayland Handar Prasetyo, Head of Marketing Communication Division JNE Express, di Jayapura, Rabu.
Mayland bersama Gary Wiharto, Head of Regional Sulampapua, dan Kepala JNE Expres Cabang Jayapura Barry Rantung, menyempatkan diri berkunjung ke Kantor Perum LKBN ANTARA Biro Provinsi Papua, di Jalan Soa Siu Nomor 6, Kota Jayapura.
Mereka diterima Kepala Biro Perum LKBN ANTARA Provinsi Papua Anwar Maga.
Dalam kunjungan silaturahmi itu, Mayland menjelaskan JNE merasa berkepentingan untuk dapat mendorong para pengusaha lokal agar dapat bersaing dengan produk-produk luar negeri yang semakin banyak masuk ke Indonesia.
"JNE ingin membantu mengembangkan produk lokal di tengah gempuran produk luar terutama dari Tiongkok, dan ini fokusnya pada pengembangan UKM dan kami sudah berhasil menjalankan program ini di Manado," kata dia.
Mayland menyebut kini arus pengiriman barang ke Papua, khususnya Jayapura sudah cukup tinggi dan sebagian besar adalah hasil proses belanja masyarakat melalui media daring.
"Di Jayapura setiap harinya masuk 1.500 pieces (PCS), dan 90 persen melalui belanja online. Nah kita mau berusaha merubah orang Papua yang sebelumnya adalah konsumen menjadi produsen," ujarnya lagi.
Program ini dikatakannya sebagai bentuk terima kasih JNE kepada masyarakat yang telah berandil besar dalam pengembangan perusahaan jasa pengiriman tersebut.
"Kami ingin membantu produk lokal dalam bentuk apapun, dan biasanya UKM terbentur pada masalah pengemasan dan pemasaran, dan kami siap membantu mereka," ujar Mayland. (*)
Pewarta : Pewarta: Dhias Suwandi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kodim 1702 Jayawijaya dorong peningkatan disiplin prajurit layanan ke warga
22 January 2026 18:36 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Diskop Papua Pegunungan sebut Kopdes Merah Putih bawa manfaat besar bagi OAP
25 January 2026 8:06 WIB