
BI ajak pelaku usaha Papua ikut kurasi UMKM guna perluas pemasaran

Jayapura (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Papua mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah setempat untuk mengikuti program kurasi sebagai upaya memperluas pemasaran produk, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kepala Tim Implementasi KEKDA KPw BI Papua, Sasongko Agung Nugroho, di Jayapura, Minggu mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengembangan UMKM bertajuk Kurasi, Edukasi, dan Ekspansi Random Market (Keerom Papua) yang digagas Bank Indonesia untuk mendorong UMKM Papua naik kelas.
“Program kurasi ini ditujukan bagi UMKM yang memiliki produk di sektor food and beverage, wastra, serta kerajinan tangan," katanya.
Menurut Sasongko, UMKM yang lolos kurasi nantinya akan mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan, pendampingan, serta difasilitasi dalam berbagai kegiatan promosi oleh Bank Indonesia.
"Kami membuka pendaftaran kurasi UMKM telah dibuka hingga 31 Januari 2026, pelaku usaha yang mendaftar diminta untuk menyampaikan sampel produk kepada Bank Indonesia. Selanjutnya, produk tersebut akan dinilai oleh kurator yang telah ditunjuk,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam proses kurasi akan dilakukan penilaian terhadap kualitas produk, keberlanjutan usaha, kemasan, serta aspek lain yang berkaitan dengan kesiapan UMKM untuk masuk ke pasar yang lebih luas.
“Nanti juga akan ada sesi one on one meeting antara UMKM dan kurator untuk melihat secara langsung kesiapan produk dan usaha yang dijalankan,” katanya lagi.
Dia menambahkan, UMKM yang dinyatakan lolos kurasi akan diikutsertakan dalam program pendampingan sepanjang 2026 serta berbagai kegiatan promosi, baik di tingkat regional maupun nasional.
“Kami mengajak UMKM di wilayah Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut," ujarnya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
