Dinkes Dogiyai belum realisasikan dana otsus kesehatan
Minggu, 23 Oktober 2016 13:33 WIB
Suasana rapat kerja UP2KP. (Foto: Antara Papua/Musa Abubar)
Jayapura (Antara Papua) - Dinas Kesehatan Kabupaten Dogiyai belum merealisasikan penggunaan dana otonomi khusus sebesar 15 persen untuk kesehatan di wilayah tersebut.
"Hingga kini Dinas Kesehatan Dogiyai belum merealisasikan dana otsus untuk kesehatan," kata Hidayat Wairoy, Ketua Tim Survei UP2KP terhadap penggunaan dana otonomi khusus untuk kesehatan sebesar 15 persen dan Kartu Papua Sehat di Kabupaten Paniai, Deiyai dan Kabupaten Dogiyai, di Jayapura, Minggu.
Hidayat mengatakan, hal itu terungkap ketika tim yang dipimpinya mendatangi Dinas Kesehatan Dogiyai untuk melakukan survei dana otsus sebesar 15 persen dan KPS pada September 2016.
Lanjut dia, dana otsus sebesar 15 persen sudah masuk DPA Dinas Kesehatan setempat namun hingga kini belum terealisasi.
"Dana otsus kesehatan untuk Dinas Kesehatan Dogiyai yang ditranfer dari BPKAD Papua sudah masuk akan tetapi belum direalisasikan," ujarnya.
Menurutnya, petugas di Dinas Kesehatan Dogiyai kurang memahami aturan penggunaan-nya sehingga dana itu belum direalisasikan dan digunakan sesuai dengan peruntukannya.
"Terkait itu, kami sudah melakukan pertemuan antara UP2KP dan bidang perencanaan serta pengelola dana otsus 15 persen itu untuk menjelaskan mekanisme penggunaan dana itu," ujarnya.
Setelah pertemuan Dinas Kesehatan Dogiyai, tambah dia, dinas menyatakan siap merealisasikan dana kesehatan 15 persen itu dan digunakan sesuai dengan peruntukkannya. (*)
"Hingga kini Dinas Kesehatan Dogiyai belum merealisasikan dana otsus untuk kesehatan," kata Hidayat Wairoy, Ketua Tim Survei UP2KP terhadap penggunaan dana otonomi khusus untuk kesehatan sebesar 15 persen dan Kartu Papua Sehat di Kabupaten Paniai, Deiyai dan Kabupaten Dogiyai, di Jayapura, Minggu.
Hidayat mengatakan, hal itu terungkap ketika tim yang dipimpinya mendatangi Dinas Kesehatan Dogiyai untuk melakukan survei dana otsus sebesar 15 persen dan KPS pada September 2016.
Lanjut dia, dana otsus sebesar 15 persen sudah masuk DPA Dinas Kesehatan setempat namun hingga kini belum terealisasi.
"Dana otsus kesehatan untuk Dinas Kesehatan Dogiyai yang ditranfer dari BPKAD Papua sudah masuk akan tetapi belum direalisasikan," ujarnya.
Menurutnya, petugas di Dinas Kesehatan Dogiyai kurang memahami aturan penggunaan-nya sehingga dana itu belum direalisasikan dan digunakan sesuai dengan peruntukannya.
"Terkait itu, kami sudah melakukan pertemuan antara UP2KP dan bidang perencanaan serta pengelola dana otsus 15 persen itu untuk menjelaskan mekanisme penggunaan dana itu," ujarnya.
Setelah pertemuan Dinas Kesehatan Dogiyai, tambah dia, dinas menyatakan siap merealisasikan dana kesehatan 15 persen itu dan digunakan sesuai dengan peruntukkannya. (*)
Pewarta : Pewarta: Musa Abubar
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Papua Tengah minta tiga daerah selesaikan sengketa batas wilayah
26 September 2024 14:15 WIB, 2024
Kabid Humas Polda: Anggota Polri korban kerusuhan Dogiyai terima KPLB
11 December 2023 19:15 WIB, 2023
Anggota Brimob Bripka Laode Imran korban kerusuhan Dogiyai dirujuk ke Jakarta
16 July 2023 14:12 WIB, 2023
Terpopuler - Otonomi Khusus
Lihat Juga
Pemkot Jayapura minta kelurahan aktif imbau warga jaga lingkungan dari sampah
31 January 2026 11:51 WIB
Pemkab Jayapura pastikan pelaksanaan Festival Danau Sentani pada Agustus 2026
28 January 2026 6:23 WIB
Pemkab Jayapura berkomitmen turunkan stunting hingga 14,2 persen pada 2029
26 January 2026 14:30 WIB