Pendaki puncak Cartenz asal India dan Bangladesh terpaksa dievakuasi
Rabu, 21 Juni 2017 16:43 WIB
Salah satu pemandangan Gunung Carstensz Pyramid setinggi 4.884 meter atau yang lebih dikenal dengan Puncak Jaya di Pegunungan Jayawijaya, Papua. (Foto: Antara News)
Jayapura (Antara Papua) - Tiga pendaki asal India dan Bangladesh terpaksa dievakuasi saat mendaki puncak Cartenz ke Timika, akibat satu satu pendaki wanita dilaporkan sakit akibat cuaca yang ekstrem.
Kapolres Mimika AKBP Viktor Makbon kepada Antara, Rabu mengakui, evakuasi terhadap tiga pendaki sudah dilakukan Senin (19/6) lalu langsung ke Timika dengan menggunakan helikopter .
"Evakuasi terpaksa dilakukan karena salah satu pendaki yakni Nandita Nagangudar yang berkebangsaan India sakit serta kehabisan bahan makanan," kata AKBP Makkbon seraya menambahkan dari laporan yang diterima ketiga pendaki itu memakai jasa travel PT.Manguni Maleosan Indonesia Manado Adventure yang berpusat di Manado.
Adapun jalur pendakian menuju Puncak Cartensz dilakukan melalui jalur Nabire-Sugapa-Desa Suanggama-Dibasiga Camp-Puncak Cartensz .
Ketiga pendaki yang dievakuasi masing masing Musa Ibrahim (38 th) berkebangsaan Bangladesh, Satyarup Siddhanta (34 th) berkebangsaan India dan Nandita Nagangoudar (32 th) asal India, serta seorang pendamping bernama Lauren Jantje Kowaas (38 th).
"Saat ini ketiga pendaki masih berada di Timika," kata Kapolres Mimika AKBP Viktor Makbon.
Sementara itu Kepala Imigrasi Timika Samuel Enock secara terpisah mengatakan, tidak ada masalah keimigrasian dan ketiga pendaki itu akan kembali ke negaranya Kamis (22/6) melalui Denpasar.
Terhambatnya kepulangan mereka karena pihak operator helikopter sempat menahan paspor sebagai jaminan namun kini sudah diselesaikan sehingga ketiganya akan kembali ke negaranya, kata Kepala Imigrasi Timika Samuel Enock. (*)
Kapolres Mimika AKBP Viktor Makbon kepada Antara, Rabu mengakui, evakuasi terhadap tiga pendaki sudah dilakukan Senin (19/6) lalu langsung ke Timika dengan menggunakan helikopter .
"Evakuasi terpaksa dilakukan karena salah satu pendaki yakni Nandita Nagangudar yang berkebangsaan India sakit serta kehabisan bahan makanan," kata AKBP Makkbon seraya menambahkan dari laporan yang diterima ketiga pendaki itu memakai jasa travel PT.Manguni Maleosan Indonesia Manado Adventure yang berpusat di Manado.
Adapun jalur pendakian menuju Puncak Cartensz dilakukan melalui jalur Nabire-Sugapa-Desa Suanggama-Dibasiga Camp-Puncak Cartensz .
Ketiga pendaki yang dievakuasi masing masing Musa Ibrahim (38 th) berkebangsaan Bangladesh, Satyarup Siddhanta (34 th) berkebangsaan India dan Nandita Nagangoudar (32 th) asal India, serta seorang pendamping bernama Lauren Jantje Kowaas (38 th).
"Saat ini ketiga pendaki masih berada di Timika," kata Kapolres Mimika AKBP Viktor Makbon.
Sementara itu Kepala Imigrasi Timika Samuel Enock secara terpisah mengatakan, tidak ada masalah keimigrasian dan ketiga pendaki itu akan kembali ke negaranya Kamis (22/6) melalui Denpasar.
Terhambatnya kepulangan mereka karena pihak operator helikopter sempat menahan paspor sebagai jaminan namun kini sudah diselesaikan sehingga ketiganya akan kembali ke negaranya, kata Kepala Imigrasi Timika Samuel Enock. (*)
Pewarta : Pewarta: Evarukdijati
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Satgas Yonif 136 layani pengobatan keliling di Distrik Puncak Senyum Papua Tengah
09 April 2026 18:50 WIB
Satgas Yonif 136 bagikan pakaian layak pakai bagi warga Wiringgame Puncak Jaya
07 April 2026 20:44 WIB
Satgas Yonif 136/TS pastikan warga Ilu peroleh layanan kesehatan secara baik
07 April 2026 20:40 WIB