
Prajurit Satgas Yonif 136/TS layani pengobatan gratis warga Anepalui

Wamena (ANTARA) - Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 136/Tuah Saksi (TS) melayani pengobatan gratis bagi warga Kampung Anepalui, Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.
Danpos Nume Satgas Pamtas Yonif 136/TS Kapten Inf Ahmad Sultoni Yahya dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu mengatakan pelayanan pengobatan gratis merupakan kepedulian terhadap kesehatan warga di wilayah perbatasan.
“Kami dari Satgas Pamtas Yonif 136/Tuah Sakti yang berada di bawah kendali operasi Korem 173/PVJ melalui Pos Nume melaksanakan pelayanan kesehatan bagi warga Kampung Anepalui, Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya,” katanya.
Menurut dia, kegiatan pelayanan kesehatan ini dilaksanakan secara mendatangi rumah atau door to door sebagai bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat.
“Pelayanan ini dalam membantu mengatasi permasalahan kesehatan di wilayah perbatasan dan merupakan bagian dari pengabdian Satgas Pamtas Yonif 136/TS untuk meringankan beban masyarakat,” ujarnya.
Dia menjelaskan pelayanan kesehatan secara langsung dari rumah ke rumah ini merupakan wujud kepedulian dan bakti kepada masyarakat Papua, khususnya di wilayah perbatasan RI–PNG.
“Kegiatan itu dipimpin oleh Sertu Jodi Nainggolan dan mendapat sambutan hangat oleh warga yang telah memahami maksud dan tujuan kehadiran prajurit Pos Nume, yakni memberikan pelayanan kesehatan secara gratis,” katanya.
Dia menambahkan tenaga kesehatan Pos Nume Satgas Pamtas Yonif 136/TS Serda Piyoga selaku Bintara Kesehatan (Bakes) bersama Praka Suprianto selaku Tamtama Kesehatan (Takes), memeriksa satu per satu warga yang datang berobat. Pihaknya juga memberikan obat sesuai dengan keluhan yang disampaikan oleh masyarakat.
Sementara itu salah satu masyarakat Kampung Anepalui Mama Sabuke Wenda (59) menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh TNI.
“Saya sangat senang karena bapak TNI peduli dengan kesehatan kami di sini. Apalagi saya yang sudah hampir satu minggu menderita asam urat, merasa sangat terbantu dengan obat yang diberikan. Sekali lagi, saya sangat berterima kasih kepada bapak TNI yang terus hadir dan memperhatikan kami,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
