KPU Papua pantau pemeriksaan kesehatan JWW-HMS
Jumat, 12 Januari 2018 14:25 WIB
Pasangan JWW-HMS saat periksa kesehatan yang dipantau langsung oleh Ketua KPU Papua Adam Arisoy di RSUD Dok II Jayapura, di Kota Jayapura, Jumat (12/1). (Foto: Antaranews Papua/Alfian Rumagit)
Jayapura (Antaranews Papua) - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua memantau pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon peserta pilkada Jhon Wempi Wetipo-Habel Melkias Suwae (JWW-HMS) di RSUD Dok II Jayapura, Jumat.
Ketua KPU Papua Adam Arisoy datang bersama komisioner Beatrix Wanane dan Ketua Bawaslu Papua Fegie Y Wattimena, langsung ke ruang poliklinik RSUD Dok II Jayapura guna melihat pasangan calon JWW-HMS.
HMS selaku bakal calon Wakil Gubernur Papua datang pukul 09.00 WIT mengenakan kemeja batik warna coklat.
Sementara JWW selaku calon Gubernur Papua, datang sejam kemudian yang memakai kemeja putih lis merah di kedua lengan.
"Jadi, keduanya akan menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan di RSUD Dok II Jayapura," kata Ketua KPU Adam Arisoy kepada wartawan.
Pemeriksaan kesehatan para bakal pasangan calon, kata Adam, merupakan salah satu syarat yang harus diikuti sebagaimana aturan yang berlaku dalam pilkada 2018 yakni di rumah sakit tipe A.
"UU dan PKPU itu diminta dilakukan di rumah sakit tipe A, tetapi di Papua hanya ada rumah sakit tipe B. Sehingga tidak mungkin kami menyuruh periksa kesehatan jauh keluar Papua," katanya.
Pemeriksaan kesehatan di RSUD Dok II Jayapura, kata dia, sudah mendapat petunjuk dan arahan serta berpijak kepada aturan yang berlaku.
"Kami pasti pemeriksaan ini berjalan lancar. Karena KPU dan Bawaslu pantau setiap rangkaian pemeriksaan," kata Adam sembari menepis tudingan bahwa petinggi rumah sakit tersebut diduga terlibat menjadi anggota tim pemenangan salah satu calon gubernur.
Sementara itu, Plt Direktur RSUD Dok II Jayapura dr Aloysius Giyai mengatakan 18 item pemeriksaan yang harus diikuti oleh para bakal pasangan calon langsung ditangani oleh dokter spesialis atau dokter ahli.
"18 item pemeriksaan itu semua ada dokter ahlinya, dan kami hanya mengikuti petunjuk dari KPU. Kami di sini bekerja profesional dan independen, karena ada IDI. Bukan saya yang menentukan hasilnya, tapi para dokter ahli," katanya menjawab pertanyaan wartawan terkait netralitas RSUD Dok II Jayapura dalam pemeriksaan kesehatan.
Hingga berita ini disiarkan, pasangan JWW-HMS masih melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk para bakal calon bupati/wakil bupati tujuh kabupaten yang mengikuti pilkada serentak. (*)
Ketua KPU Papua Adam Arisoy datang bersama komisioner Beatrix Wanane dan Ketua Bawaslu Papua Fegie Y Wattimena, langsung ke ruang poliklinik RSUD Dok II Jayapura guna melihat pasangan calon JWW-HMS.
HMS selaku bakal calon Wakil Gubernur Papua datang pukul 09.00 WIT mengenakan kemeja batik warna coklat.
Sementara JWW selaku calon Gubernur Papua, datang sejam kemudian yang memakai kemeja putih lis merah di kedua lengan.
"Jadi, keduanya akan menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan di RSUD Dok II Jayapura," kata Ketua KPU Adam Arisoy kepada wartawan.
Pemeriksaan kesehatan para bakal pasangan calon, kata Adam, merupakan salah satu syarat yang harus diikuti sebagaimana aturan yang berlaku dalam pilkada 2018 yakni di rumah sakit tipe A.
"UU dan PKPU itu diminta dilakukan di rumah sakit tipe A, tetapi di Papua hanya ada rumah sakit tipe B. Sehingga tidak mungkin kami menyuruh periksa kesehatan jauh keluar Papua," katanya.
Pemeriksaan kesehatan di RSUD Dok II Jayapura, kata dia, sudah mendapat petunjuk dan arahan serta berpijak kepada aturan yang berlaku.
"Kami pasti pemeriksaan ini berjalan lancar. Karena KPU dan Bawaslu pantau setiap rangkaian pemeriksaan," kata Adam sembari menepis tudingan bahwa petinggi rumah sakit tersebut diduga terlibat menjadi anggota tim pemenangan salah satu calon gubernur.
Sementara itu, Plt Direktur RSUD Dok II Jayapura dr Aloysius Giyai mengatakan 18 item pemeriksaan yang harus diikuti oleh para bakal pasangan calon langsung ditangani oleh dokter spesialis atau dokter ahli.
"18 item pemeriksaan itu semua ada dokter ahlinya, dan kami hanya mengikuti petunjuk dari KPU. Kami di sini bekerja profesional dan independen, karena ada IDI. Bukan saya yang menentukan hasilnya, tapi para dokter ahli," katanya menjawab pertanyaan wartawan terkait netralitas RSUD Dok II Jayapura dalam pemeriksaan kesehatan.
Hingga berita ini disiarkan, pasangan JWW-HMS masih melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk para bakal calon bupati/wakil bupati tujuh kabupaten yang mengikuti pilkada serentak. (*)
Pewarta : Alfian Rumagit
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
BBPJN tangani longsor di ruas Jalan Trans Papua segmen Yetti-Senggi-Mamberamo
26 April 2026 17:48 WIB
Gubernur sebut program rehabilitasi RTLH tingkatkan kualitas hidup warga Papua
17 April 2026 8:48 WIB
Pemkot Jayapura harap partai politik penerima dana hibah tingkatkan kualitas demokrasi
15 April 2026 10:52 WIB
Gubernur Papua sebut Dana Otsus Rp12,69 T dapat percepat bangun daerah tertinggal
14 April 2026 18:41 WIB