Pemkab Biak Numfor siapkan 1.000 hektare lahan rumput laut
Selasa, 18 September 2018 14:30 WIB
Kepala dinas Perikanan Biak Effendi Igirisa. (Referensi pihak ketiga)
Biak (Antaranews Papua) - Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua telah menyiapkan seluas 1.000 hektare lahan untuk menunjang program pembibitan budi daya rumput laut terbesar Kementerian Kelautan dan Perikanan di Indonesia Timur.
"Seribu hektare lahan pengembangan budidaya bibit rumput laut tersebar di tiga distrik kepulauan Padaido, Aimando dan Distrik Oridek," ujar Kepala Kepala Dinas Perkanan Biak Effendi Igirisa di Biak, Selasa.
Kadis Perikanan Effendi mengakui budidaya pembibitan rumput laut di Kabupaten Biak Numfor telah mendapat dukungan langsung dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Untuk merealiasikan program pembibitan rumput laut di Kabupaten Biak Numfor, menurut Kadis Perikanan Effendi, telah dipilih sejumlah wilayah perairan Biak yang cocok untuk pembudidayaan bibit rumput laut.
Effendi menyebut wilayah kampung Nusi, Inarusdi, Babaruk dan Kakur sangat berpotensi menjadi kawasan pengembangan bibit rumput laut terbesar di Timur wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menyinggung keterlibatan masyarakat lokal untuk pembibitan rumput laut, menurut Kadis Perikanan Effendi, sangat prioritas diberikan peluang kepada masyarakat kampung setempat.
"Untuk menjadi kawasan terbesar pembibitan rumput laut di Timur indonesia, kami sudah menyiapkan kelompok tani rumput laut dan telah diberkan bimbingan teknis khusus dari pendamping program," tambah dia.
Selain melibatkan pendamping program, Dinas Perikanan juga telah menjalin kerjasama dengan Balai Penyuluhan dan Pelatihan Perikanan Ambon dalam mendatangkan bibit rumput laut berkualitas super.
Berdasarkan data Proggram Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menjadikan Kabupaten Biak Numfor sebagai salah satu sentra pengembangan perikanan terpadu di wilayah Timur Indonesia.
"Seribu hektare lahan pengembangan budidaya bibit rumput laut tersebar di tiga distrik kepulauan Padaido, Aimando dan Distrik Oridek," ujar Kepala Kepala Dinas Perkanan Biak Effendi Igirisa di Biak, Selasa.
Kadis Perikanan Effendi mengakui budidaya pembibitan rumput laut di Kabupaten Biak Numfor telah mendapat dukungan langsung dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Untuk merealiasikan program pembibitan rumput laut di Kabupaten Biak Numfor, menurut Kadis Perikanan Effendi, telah dipilih sejumlah wilayah perairan Biak yang cocok untuk pembudidayaan bibit rumput laut.
Effendi menyebut wilayah kampung Nusi, Inarusdi, Babaruk dan Kakur sangat berpotensi menjadi kawasan pengembangan bibit rumput laut terbesar di Timur wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menyinggung keterlibatan masyarakat lokal untuk pembibitan rumput laut, menurut Kadis Perikanan Effendi, sangat prioritas diberikan peluang kepada masyarakat kampung setempat.
"Untuk menjadi kawasan terbesar pembibitan rumput laut di Timur indonesia, kami sudah menyiapkan kelompok tani rumput laut dan telah diberkan bimbingan teknis khusus dari pendamping program," tambah dia.
Selain melibatkan pendamping program, Dinas Perikanan juga telah menjalin kerjasama dengan Balai Penyuluhan dan Pelatihan Perikanan Ambon dalam mendatangkan bibit rumput laut berkualitas super.
Berdasarkan data Proggram Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menjadikan Kabupaten Biak Numfor sebagai salah satu sentra pengembangan perikanan terpadu di wilayah Timur Indonesia.
Pewarta : Muhsidin
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina Papua bersama Pemkab Biak Numfor bersinergi jaga pasokan LPG tetap aman
17 April 2026 8:46 WIB
Kapolres Biak Numfor minta warga tak euforia berlebihan rayakan Tahun Baru 2026
29 December 2025 20:07 WIB
DPRK Biak Numfor harap program Asta Cita membangun rumah prioritas warga kampung
28 December 2025 12:30 WIB
Disdik Biak Numfor sebut program literasi tingkatkan minat membaca anak SD
28 December 2025 2:19 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
PLN gandeng Kodam Cenderawasih perkuat pengamanan pembangunan kelistrikan Papua
10 May 2026 14:44 WIB
Wamen Angga sebut Papua harus jadi bagian pusat konektivitas digital Asia Pasifik
08 May 2026 14:42 WIB