Sri Mulyani gelar pertemuan bilateral dengan Menkeu Jepang
Jumat, 3 Mei 2019 11:29 WIB
Suasana pertemuan bilateral Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indrawati dengan Menteri Keuangan Jepang Taro Aso di sela-sela Pertemuan Tahunan ke-52 Bank Pembangunan Asia (ADB) di Nadi, Fiji, Kamis (2/5/2019) (Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan)
Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Jepang Taro Aso di sela-sela Pertemuan Tahunan ke-52 Bank Pembangunan Asia (ADB) di Nadi, Fiji, pada Kamis (2/5) waktu setempat.
Sri Mulyani, dalam pertemuan yang dipantau dalam laman media sosial di Jakarta, Jumat, menyatakan pemerintah Indonesia akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur.
Salah satu pembangunan sarana infrastruktur tersebut adalah Moda Raya Terpadu (MRT) fase II di Jakarta yang akan segera dimulai.
Ia menambahkan pemerintah Indonesia juga akan mengundang swasta untuk terlibat dalam pembiayaan infrastruktur melalui skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Sri Mulyani turut mengundang keterlibatan pemerintah Jepang untuk berinvestasi dalam pembangunan jalan tol maupun kereta api di wilayah utara dan selatan Sumatera.
Terkait fokus pemerintah Indonesia selanjutnya, ia menyampaikan, pembangunan dalam bidang sumber daya manusia, kesehatan dan pendidikan akan menjadi prioritas utama.
Dalam kesempatan ini, Taro Aso yang juga merangkap sebagai Deputi Perdana Menteri Jepang, menyampaikan selamat atas operasional MRT fase I yang diharapkan mampu mengurangi masalah kemacetan di Jakarta.
Sebelumnya, Sri Mulyani juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Fiji Aiyaz Sayed-Khaiyum dan Menteri Keuangan Georgia Ivane Matchavariani.
Dalam pertemuan dengan Aiyaz Sayed-Khaiyum, isu yang disampaikan antara lain terkait dengan pengembangan pariwisata dan conservation fund.
Selama ini pemerintah Indonesia juga telah membantu Fiji dalam membangun kembali gedung sekolah yang terdampak oleh bencana alam.
Oleh karena itu, Sri Mulyani mengingatkan kembali pentingnya kajian terkait standar gedung di kawasan tersebut agar tahan dari gempa.
Selain itu, Fiji juga berminat untuk melakukan diversifikasi pendanaan untuk BUMN dan mengundang investor masuk dari Indonesia.
Sementara itu, pertemuan dengan Ivane Matchavariani, membahas mengenai pencalonan Georgia sebagai tuan rumah Pertemuan Tahunan ADB pada 2021.
Sri Mulyani memberikan dukungan kepada Georgia dan akan melakukan konsultasi dengan Presiden ADB mengenai pencalonan tersebut.
Sri Mulyani, dalam pertemuan yang dipantau dalam laman media sosial di Jakarta, Jumat, menyatakan pemerintah Indonesia akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur.
Salah satu pembangunan sarana infrastruktur tersebut adalah Moda Raya Terpadu (MRT) fase II di Jakarta yang akan segera dimulai.
Ia menambahkan pemerintah Indonesia juga akan mengundang swasta untuk terlibat dalam pembiayaan infrastruktur melalui skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Sri Mulyani turut mengundang keterlibatan pemerintah Jepang untuk berinvestasi dalam pembangunan jalan tol maupun kereta api di wilayah utara dan selatan Sumatera.
Terkait fokus pemerintah Indonesia selanjutnya, ia menyampaikan, pembangunan dalam bidang sumber daya manusia, kesehatan dan pendidikan akan menjadi prioritas utama.
Dalam kesempatan ini, Taro Aso yang juga merangkap sebagai Deputi Perdana Menteri Jepang, menyampaikan selamat atas operasional MRT fase I yang diharapkan mampu mengurangi masalah kemacetan di Jakarta.
Sebelumnya, Sri Mulyani juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Fiji Aiyaz Sayed-Khaiyum dan Menteri Keuangan Georgia Ivane Matchavariani.
Dalam pertemuan dengan Aiyaz Sayed-Khaiyum, isu yang disampaikan antara lain terkait dengan pengembangan pariwisata dan conservation fund.
Selama ini pemerintah Indonesia juga telah membantu Fiji dalam membangun kembali gedung sekolah yang terdampak oleh bencana alam.
Oleh karena itu, Sri Mulyani mengingatkan kembali pentingnya kajian terkait standar gedung di kawasan tersebut agar tahan dari gempa.
Selain itu, Fiji juga berminat untuk melakukan diversifikasi pendanaan untuk BUMN dan mengundang investor masuk dari Indonesia.
Sementara itu, pertemuan dengan Ivane Matchavariani, membahas mengenai pencalonan Georgia sebagai tuan rumah Pertemuan Tahunan ADB pada 2021.
Sri Mulyani memberikan dukungan kepada Georgia dan akan melakukan konsultasi dengan Presiden ADB mengenai pencalonan tersebut.
Pewarta : Satyagraha
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkeu Sri Mulyani: Defisit APBN menurun hingga 3,29 persen pada Oktober
16 November 2021 13:17 WIB, 2021
Menkeu Sri Mulyani: Pengelolaan keuangan daerah belum efisien dan efektif
13 September 2021 14:11 WIB, 2021
Menkeu Sri Mulyani sebut pemda belum optimalkan TKDD untuk pembangunan
13 September 2021 14:00 WIB, 2021
Menkeu Sri Mulyani sebut 96,5 juta dosis vaksin COVID-19 telah disuntikkan
30 August 2021 13:54 WIB, 2021
Menkeu: Dana pendidikan mencapai Rp500 triliun beberapa tahun terakhir
04 August 2021 11:25 WIB, 2021
Menkeu Sri Mulyani sebut program PC-PEN berhasil lindungi kelompok rentan
15 July 2021 18:35 WIB, 2021
Menkeu apresiasi fitur ekonomi digital permudah masyarakat membayar pajak
14 July 2021 8:26 WIB, 2021
Menkeu: Realisasi belanja pengadaan vaksin COVID-19 capai Rp10,2 triliun
12 July 2021 14:57 WIB, 2021