TNI tarik tim darat pencari helikopter MI 17 hilang kontak
Senin, 1 Juli 2019 22:44 WIB
Anggota TNI Angkatan Darat dan Angkatan Udara bersiap siap terbang ke Oksibil pada Minggu (30/6) untuk mencari helikopter MI 17. (ANTARA News Papua/Musa Abubar)
Sentani, Jayapura (ANTARA) - Tentara Nasional Indonesia menarik tim yang melakukan pencarian helikopter MI 17 di darat ke Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, dan memfokuskan pencarian pesawat melalui udara
"Pencarian tim darat hari ini dilakukan di sekitar kaki Gunung Mol, namun sore ini kita tarik ke Oksibil, karena kita akan memfokuskan dulu ke pencarian melalui udara," kata Wakil Kepala Penerangan Komando Daerah Militer XVII Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi di Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin.
Setelah pencarian melalui udara menemukan titik terang, ia melanjutkan, tim darat akan kembali dikerahkan untuk melakukan pencarian.
Ia menjelaskan, pencarian melalui udara akan dilanjutkan pada Selasa (2/7) dengan mengerahkan tiga helikopter untuk melakukan penyisiran dalam radius lima sampai 20 mil laut dari titik terakhir keberadaan helikopter MI 17 sebelum hilang kontak.
"Hari ini sangat kita sayangkan, karena kita belum bisa menemukan tanda-tanda helikopter MI 17. Tim darat yang dikerahkan untuk melakukan pencarian masih tetap menunggu perintah jika sudah ada titik terang," katanya.
Upaya tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan bersama warga yang melakukan pencarian di darat hingga Senin sore juga tidak membuahkan hasil.
Helikopter MI 17 milik TNI Angkatan Darat dilaporkan hilang kontak sejak Jumat (28/6) pukul 11.49 WIT. Helikopter dengan nomor registrasi HA-5138 itu membawa 12 penumpang beserta kru yang sebelumnya terbang ke Okbibab untuk mengirim kebutuhan logistik bagi prajurit yang bertugas di wilayah tersebut.
"Pencarian tim darat hari ini dilakukan di sekitar kaki Gunung Mol, namun sore ini kita tarik ke Oksibil, karena kita akan memfokuskan dulu ke pencarian melalui udara," kata Wakil Kepala Penerangan Komando Daerah Militer XVII Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi di Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin.
Setelah pencarian melalui udara menemukan titik terang, ia melanjutkan, tim darat akan kembali dikerahkan untuk melakukan pencarian.
Ia menjelaskan, pencarian melalui udara akan dilanjutkan pada Selasa (2/7) dengan mengerahkan tiga helikopter untuk melakukan penyisiran dalam radius lima sampai 20 mil laut dari titik terakhir keberadaan helikopter MI 17 sebelum hilang kontak.
"Hari ini sangat kita sayangkan, karena kita belum bisa menemukan tanda-tanda helikopter MI 17. Tim darat yang dikerahkan untuk melakukan pencarian masih tetap menunggu perintah jika sudah ada titik terang," katanya.
Upaya tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan bersama warga yang melakukan pencarian di darat hingga Senin sore juga tidak membuahkan hasil.
Helikopter MI 17 milik TNI Angkatan Darat dilaporkan hilang kontak sejak Jumat (28/6) pukul 11.49 WIT. Helikopter dengan nomor registrasi HA-5138 itu membawa 12 penumpang beserta kru yang sebelumnya terbang ke Okbibab untuk mengirim kebutuhan logistik bagi prajurit yang bertugas di wilayah tersebut.
Pewarta : Musa Abubar
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPU Mimika sebut 4 helikopter distribusi logistik daerah pegunungan
22 November 2024 19:29 WIB, 2024
Satgas Damai Cartenz temukan sembilan lubang peluru di Helikopter IWN MD 500
09 August 2024 2:47 WIB, 2024
Pangkogabwilhan III: Kondisi helikopter IWN MD 500 ER PK masih keadaan utuh
07 August 2024 21:53 WIB, 2024
Kaops Damai Cartenz: OPM bunuh pilot helikopter asal Selandia Baru di Mimika
05 August 2024 21:43 WIB, 2024
Kapolres Paniai: Dua helikopter evakuasi jenazah korban KKB dari Pos Pol 99
22 March 2024 12:50 WIB, 2024
Pangdam XVII: Helikopter TNI angkut logistik ke empat distrik di Mamra
15 February 2024 17:39 WIB, 2024
Dua helikopter disiagakan bantu distribusi logistik di Papua Pegunungan
13 February 2024 19:25 WIB, 2024
Kasdim 1710/Mimika: Tiga helikopter TNI angkut logistik Pemilu 2024 ke Jila
12 February 2024 17:54 WIB, 2024
Kapolda Papua benarkan OTK serang kru helikopter di Oksibil Pegunungan Bintang
05 July 2023 22:10 WIB, 2023
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemprov Papua Pegunungan bangun penampungan bagi warga tidak mampu di Jayawijaya
25 April 2026 14:41 WIB