Bupati Asmat resmikan 'Rumah Jew' di Piramat
Rabu, 21 Agustus 2019 20:52 WIB
Bupati Asmat Elisa Kambu dalam acara peresmian Rumah Jew di Kampung Piramat, Distrik Aswi, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, Selasa (20/8/2019). (Dokumen Humas Pemkab Asmat/Eman)
Asmat (ANTARA) - Bupati Asmat Elisa Kambu meresmikan rumah adat Jew (rumah bujang) di Kampung Piramat, Distrik Aswi, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, pada Selasa (20/8).
Di Piramat, Bupati Elisa Kambu didampingi Kabag Pemerintahan Lambertus Leu dan Kabag Umum Markus Tenau. Acara peresmian itu dihadiri tokoh adat, tokoh masyarakat dan warga setempat.
“Rumah adat merupakan sarana untuk meningkatkan kebersamaan warga di kampung. Oleh karena itu setelah hadirnya rumah adat ini, saya harapkan warga lebih memperat hubungan persaudaraan,” kata Elisa.
Orang nomor satu di Asmat itu mengatakan bahwa pemerintah setempat memiliki komitmen untuk melestarikan budaya dan kearifan lokal Asmat. Dengan demikian budaya tetap terpelihara dan diteruskan oleh generasi penerus.
“Rumah Jew merupakan identitas kita orang Asmat. Untuk itu kita semua harus bersama menjaga, merawat dan mempertahankannya. Saya harapkan para tetua adat dapat bersama pemerintah melestarikan budaya dan kearifan lokal,” ujarnya.
Menurut Elisa, rumah adat tidak sekedar simbol budaya dan untuk urusan adat. Rumah adat bisa difungsikan sebagai tempat bermusyawarah atau melakukan pertemuan-pertemuan yang terkait dengan kegiatan pembangunan di kampung.
Dalam momentum itu, Bupati Elisa Kambu mengajak para orang tua di Piramat dan sekitarnya untuk mendorong anak mereka ke sekolah, sehingga masa depan anak-anak Asmat menjadi lebih baik.
“Pendidikan itu sangat penting dan merupakan kunci pembangunan. Dengan menyekolahkan mereka, anak-anak bisa meraih cita-citanya dan kemudian bisa berperan dalam pembangunan di Asmat maupun di daerah lainnya,” kata Elisa.
Ia juga berharap agar warga memperhatikan kesehatan keluarga dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat seperti makan secara teratur, memenuhi asupan gizi keluarga dan menjaga lingkungan tetap bersih.
“Saya juga berharap bapak ibu memanfaatkan semua program secara maksimal serta menjaga fasilitas pemerintah dengan baik, sehingga tetap dapat dimanfaatkan,” ujarnya. (*/adv)
Di Piramat, Bupati Elisa Kambu didampingi Kabag Pemerintahan Lambertus Leu dan Kabag Umum Markus Tenau. Acara peresmian itu dihadiri tokoh adat, tokoh masyarakat dan warga setempat.
“Rumah adat merupakan sarana untuk meningkatkan kebersamaan warga di kampung. Oleh karena itu setelah hadirnya rumah adat ini, saya harapkan warga lebih memperat hubungan persaudaraan,” kata Elisa.
Orang nomor satu di Asmat itu mengatakan bahwa pemerintah setempat memiliki komitmen untuk melestarikan budaya dan kearifan lokal Asmat. Dengan demikian budaya tetap terpelihara dan diteruskan oleh generasi penerus.
“Rumah Jew merupakan identitas kita orang Asmat. Untuk itu kita semua harus bersama menjaga, merawat dan mempertahankannya. Saya harapkan para tetua adat dapat bersama pemerintah melestarikan budaya dan kearifan lokal,” ujarnya.
Menurut Elisa, rumah adat tidak sekedar simbol budaya dan untuk urusan adat. Rumah adat bisa difungsikan sebagai tempat bermusyawarah atau melakukan pertemuan-pertemuan yang terkait dengan kegiatan pembangunan di kampung.
Dalam momentum itu, Bupati Elisa Kambu mengajak para orang tua di Piramat dan sekitarnya untuk mendorong anak mereka ke sekolah, sehingga masa depan anak-anak Asmat menjadi lebih baik.
“Pendidikan itu sangat penting dan merupakan kunci pembangunan. Dengan menyekolahkan mereka, anak-anak bisa meraih cita-citanya dan kemudian bisa berperan dalam pembangunan di Asmat maupun di daerah lainnya,” kata Elisa.
Ia juga berharap agar warga memperhatikan kesehatan keluarga dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat seperti makan secara teratur, memenuhi asupan gizi keluarga dan menjaga lingkungan tetap bersih.
“Saya juga berharap bapak ibu memanfaatkan semua program secara maksimal serta menjaga fasilitas pemerintah dengan baik, sehingga tetap dapat dimanfaatkan,” ujarnya. (*/adv)
Pewarta : Eman
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Asmat membantu tingkatkan penerangan warga Kampung Yepem lewat solar sel
30 November 2025 12:33 WIB
Polres Asmat masih selidiki penganiayaan akibatkan Briptu Abraham meninggal dunia
02 November 2025 18:02 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Komite Eksekutif sebut "Community Gateway" jadi kemajuan internet Papua Pegunungan
09 May 2026 19:43 WIB