Babinsa Yapen Timur dampingi petani asli Papua tingkatkan hasil pertanian
Jumat, 31 Januari 2020 19:10 WIB
Babinsa Koramil 1709-02/Yaptim yakni Serda Jems Imbiri dan Serda Agus Ompusunggu bersama warga membersihkan lingkungan di Kampung Mereruni, Distrik Yapen Timur, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, Senin (13/11). (Foto: Istimewa/Pendam XVII/Cenderawasih)
Jayapura (ANTARA) - Babinsa Koramil 1709-02/Yapen Timur (Yaptim) Sertu Ramadhan Letsoin melakukan pendampingan kepada kelompok tani Suka Maju yang sebagian besar anggotanya adalah petani asli Papua.
Pendampingan itu dilakukan agar para petani dapat meningkatkan hasil pertaniannya yang berlokasi di kampung Sere-Sere, Distrik Yapen Timur, Kabupaten Kepulauan Yapen.
Babinsa Koramil 1709 Sertu Letsoin, Jumat mengatakan, lahan milik petani itu ditanami jagung, ketimun dan pare. Untuk meningkatkan hasil produksi maka lahan tersebut harus bersih dari rumput liar atau gulma karena dapat menghambat pertumbuhan tanaman, tambahnya.
"Khusus untuk tanaman jagung, kami juga sudah melakukan pemupukan pertama dengan komposisi urea, SP36 dan KCL sesuai dengan anjuran petugas penyuluh lapangan,” ungkap Sertu Letsoin.
Dikatakannya dengan menerapkan anjuran dari penyuluh pertanian di lapangan diharapkan produksinya meningkat. "Produksi meningkat maka kesejahteraan masyarakat juga mengalami peningkatan."
Sementara itu, Ketua kelompok Tani Suka Maju, Markus Rampe menyampaikan banyak terima kasih atas pendampingan yang dilakukan Babinsa 1709-02 karena yang dilakukan bukan saja perawatan tanaman tetapi mendampingi sejak pengolahan tanah hingga pemupukan.
“Kami sangat berterima kasih dan berharap pendampingan terus dilakukan agar para petani dapat menanam dengan benar hingga produk yang dihasilkan meningkat,” harap Rampe.
Pendampingan itu dilakukan agar para petani dapat meningkatkan hasil pertaniannya yang berlokasi di kampung Sere-Sere, Distrik Yapen Timur, Kabupaten Kepulauan Yapen.
Babinsa Koramil 1709 Sertu Letsoin, Jumat mengatakan, lahan milik petani itu ditanami jagung, ketimun dan pare. Untuk meningkatkan hasil produksi maka lahan tersebut harus bersih dari rumput liar atau gulma karena dapat menghambat pertumbuhan tanaman, tambahnya.
"Khusus untuk tanaman jagung, kami juga sudah melakukan pemupukan pertama dengan komposisi urea, SP36 dan KCL sesuai dengan anjuran petugas penyuluh lapangan,” ungkap Sertu Letsoin.
Dikatakannya dengan menerapkan anjuran dari penyuluh pertanian di lapangan diharapkan produksinya meningkat. "Produksi meningkat maka kesejahteraan masyarakat juga mengalami peningkatan."
Sementara itu, Ketua kelompok Tani Suka Maju, Markus Rampe menyampaikan banyak terima kasih atas pendampingan yang dilakukan Babinsa 1709-02 karena yang dilakukan bukan saja perawatan tanaman tetapi mendampingi sejak pengolahan tanah hingga pemupukan.
“Kami sangat berterima kasih dan berharap pendampingan terus dilakukan agar para petani dapat menanam dengan benar hingga produk yang dihasilkan meningkat,” harap Rampe.
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Babinsa Koramil Yaptim-Bhabinkamtibmas gotong royong perbaiki jembata kayu
31 January 2021 16:07 WIB, 2021
Babinsa Koramil Yaptim bersama warga bersihkan lingkungan Kampung Mereruni
13 November 2017 20:27 WIB, 2017
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemprov tegaskan "Bangga Kencana" jadi pilar utama pembangunan keluarga Papua
15 April 2026 7:04 WIB