Rumah Sakit darurat rujukan COVID-19 Kota Sorong telah beroperasi
Senin, 20 April 2020 10:54 WIB
Anggota TNI Kodim Sorong saat membersihkan gedung bekas RSUD Kabupaten Sorong kampung baru yang dijadikan rumah sakit darurat rujukan pasien COVID-19. (Foto Antara Papua Barat/ Ernes Kakisina)
Sorong (ANTARA) - Rumah sakit darurat untuk pasien rujukan COVID-19 Kota Sorong di bekas gedung RSUD Kabupaten Sorong Kampung Baru telah beroperasi merawat pasien dalam pengawasan (PDP).
Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Sorong, Rudy R Laku di Sorong, Senin, mengatakan rumah sakit rujukan tersebut secara administrasi masih menunggu surat keputusan Gubernur Papua Barat yang sedang dalam proses.
Dia mengatakan bahwa secara operasional rumah sakit darurat rujukan pasien COVID-19 telah difungsikan untuk merawat pasien dalam pengawasan sambil menunggu surat keputusan Gubernur.
Menurut dia, daya tampung RSUD Sele be Solu Kota Sorong untuk pasien dalam pengawasan hanya lima tempat tidur sehingga rumah sakit darurat rujukan pasien COVID-19 perlu difungsikan.
"Sudah ada beberapa pasien dalam pengawasan yang dirawat di Rumah Sakit darurat rujukan COVID-19 tersebut," ujarnya.
Rudy menjelaskan pula bahwa data terbaru hingga 19 April 2020 jumlah pasien positif virus Corona di kota Sorong telah bertambah menjadi empat orang, satu orang telah meninggal dunia, tersisa tiga orang dalam perawatan.
Dikatakan, jumlah pasien yang dinyatakan negatif 22 orang, PDP enam orang masih dalam proses perawatan. Jumlah orang dalam pemantauan sebanyak 50 dan orang tanpa gejala yang dalam proses pemantauan 6 orang.
"Satu orang positif dengan status orang tanpa gejala (OTG) sehingga menunjukkan transmisi lokal telah terjadi di kota Sorong sehingga masyarakat diharapkan waspada dengan menerapkan protokol pencegahan virus Corona," ujarnya.*
Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Sorong, Rudy R Laku di Sorong, Senin, mengatakan rumah sakit rujukan tersebut secara administrasi masih menunggu surat keputusan Gubernur Papua Barat yang sedang dalam proses.
Dia mengatakan bahwa secara operasional rumah sakit darurat rujukan pasien COVID-19 telah difungsikan untuk merawat pasien dalam pengawasan sambil menunggu surat keputusan Gubernur.
Menurut dia, daya tampung RSUD Sele be Solu Kota Sorong untuk pasien dalam pengawasan hanya lima tempat tidur sehingga rumah sakit darurat rujukan pasien COVID-19 perlu difungsikan.
"Sudah ada beberapa pasien dalam pengawasan yang dirawat di Rumah Sakit darurat rujukan COVID-19 tersebut," ujarnya.
Rudy menjelaskan pula bahwa data terbaru hingga 19 April 2020 jumlah pasien positif virus Corona di kota Sorong telah bertambah menjadi empat orang, satu orang telah meninggal dunia, tersisa tiga orang dalam perawatan.
Dikatakan, jumlah pasien yang dinyatakan negatif 22 orang, PDP enam orang masih dalam proses perawatan. Jumlah orang dalam pemantauan sebanyak 50 dan orang tanpa gejala yang dalam proses pemantauan 6 orang.
"Satu orang positif dengan status orang tanpa gejala (OTG) sehingga menunjukkan transmisi lokal telah terjadi di kota Sorong sehingga masyarakat diharapkan waspada dengan menerapkan protokol pencegahan virus Corona," ujarnya.*
Pewarta : Ernes Broning Kakisina
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN alirkan daya listrik 1.110 kVA dukung operasional RS PKU Unimuda Sorong
03 January 2026 8:28 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Jayapura pastikan pelayanan pendidikan dan bantuan sosial tepat sasaran
21 May 2026 14:57 WIB
KPU Papua Pegunungan beri bantuan sosial ke pengungsi di Wamena pascaperang suku
19 May 2026 13:56 WIB
Pemprov Papua Selatan ajak warga Merauke dukung program pembangunan berkelanjutan
18 May 2026 16:59 WIB