Menhan Prabowo terima bantuan APD dari Australia
Sabtu, 29 Agustus 2020 17:43 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. ANTARA/Desca Natalia/pri.
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menerima bantuan alat pelindung diri (APD) senilai 2 juta dolar Australia atau lebih dari Rp21 miliar untuk TNI dari Kementerian Pertahanan Australia di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Sabtu.
Bantuan APD yang terdiri atas sarung tangan, jubah medis, masker serta alat diagnostik termometer itu diangkut dengan pesawat C-130J Hercules Royal Australian Air Force (RAAF) dan disampaikan oleh Menteri Pertahanan Australia Linda Reynolds.
Menhan Linda Reynolds menuturkan Indonesia dan Australia merupakan mitra lama yang memiliki hubungan kuat dan sejarah panjang dalam bekerja sama, khususnya saat saling membutuhkan.
"COVID-19 membawa tantangan baru dan ketidakpastian bagi dua negara kita. Seperti Angkatan Bersenjata Australia di sana, TNI memainkan peran penting dalam mendukung penanganan COVID-19 di Indonesia," ujar dia dalam keterangannya.
Angkatan bersenjata dua negara itu juga disebutnya memiliki jalinan kerja sama berbagi pengetahuan dan pelajaran dalam penanganan pandemi COVID-19.
Sementara sebelumnya Menhan Prabowo Subianto mengapresiasi jalinan kerja sama bidang militer antara Indonesia dan Australia. Selain bantuan dalam menghadapi pandemi COVID-19, Indonesia dan Australia sering menjalankan latihan bersama pasukan tentara kedua negara. Australia disebutnya telah mengundang banyak perwira TNI untuk ikut serta dalam pendidikan di akademi militer Australia.
Indonesia pun pada awal 2020 mengirimkan bantuan personel yang diterjunkan untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan di New South Wales, Australia.
Bantuan APD yang terdiri atas sarung tangan, jubah medis, masker serta alat diagnostik termometer itu diangkut dengan pesawat C-130J Hercules Royal Australian Air Force (RAAF) dan disampaikan oleh Menteri Pertahanan Australia Linda Reynolds.
Menhan Linda Reynolds menuturkan Indonesia dan Australia merupakan mitra lama yang memiliki hubungan kuat dan sejarah panjang dalam bekerja sama, khususnya saat saling membutuhkan.
"COVID-19 membawa tantangan baru dan ketidakpastian bagi dua negara kita. Seperti Angkatan Bersenjata Australia di sana, TNI memainkan peran penting dalam mendukung penanganan COVID-19 di Indonesia," ujar dia dalam keterangannya.
Angkatan bersenjata dua negara itu juga disebutnya memiliki jalinan kerja sama berbagi pengetahuan dan pelajaran dalam penanganan pandemi COVID-19.
Sementara sebelumnya Menhan Prabowo Subianto mengapresiasi jalinan kerja sama bidang militer antara Indonesia dan Australia. Selain bantuan dalam menghadapi pandemi COVID-19, Indonesia dan Australia sering menjalankan latihan bersama pasukan tentara kedua negara. Australia disebutnya telah mengundang banyak perwira TNI untuk ikut serta dalam pendidikan di akademi militer Australia.
Indonesia pun pada awal 2020 mengirimkan bantuan personel yang diterjunkan untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan di New South Wales, Australia.
Pewarta : Dyah Dwi Astuti
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Unhan harap generasi muda Jayawijaya peroleh beasiswa penuh guna tingkatkan SDM
23 February 2026 12:35 WIB
Danlanud Timika: Latihan pertahanan pangkalan TNI AU bentuk naluri tempur
31 July 2024 15:01 WIB, 2024
Menteri Pertahanan proyeksikan eksplorasi air Papua atasi kekeringan
29 October 2023 15:36 WIB, 2023
Hasto Kristiyanto: Pemikiran geopolitik Soekarno pengaruhi pembebasan Irian Barat
07 June 2022 3:13 WIB, 2022
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Kemendagri pastikan lelang pembangunan KIPP Papua Pegunungan dilaksanakan Juni 2026
08 March 2026 10:28 WIB
Gubernur Fakhiri sebut RPJMD 2025--2029 jadi pijakan transformasi pembangunan Papua
06 March 2026 8:17 WIB
Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Papua gandeng Polri amankan lapas di Bumi Cenderawasih
04 March 2026 18:37 WIB
Gubernur Papua Selatan minta ASN berada di garis depan guna menjaga toleransi
27 February 2026 6:28 WIB